Putra Fairuz A Rafiq, King Faaz memberikan pernyataan yang membuat Denny Sumargo terheran-heran.
King Faaz memberikan alasannya kenapa harus mendengarkan omongan sang ibunda.
"Kan kita harus menghormati orang tua. Itu ibu itu surganya ada di telapak kaki," ujarnya dalam podcast Denny Sumargo, dikutip dari akun Instagram @rumpi_gosip Kamis (30/3/2023).
Denny Sumargo mempertanyakan pendapat King Faaz tentang ajaran yang diberikan Fairuz.
"Misalkan masalah waktu kadang-kadang kan kayak waktunya ngaji malahan jadi waktunya main gitu, diganti-ganti kan malahan," ujarnya.
"Kalau denger nasehat itu jadi oh tau nih, waktunya ngaji, ngaji, waktunya main, main, giti," dia menambahkan.
Deny Sumargo pun setuju dengan pendapat King Faaz ini.
"Waktunya tuh nggak terbuang-buang. Jadi kamu bisa ngerjain segala sesuatu tuh dengan bagus," jelasnya.
Putra sambung Sony Septian itu kembali memberikan pernyataan telak.
"Kita itu harus tau kalau waktu itu masih banyak. Besok masih ada besok," katanya.
Mendengar pernyataan King Faaz, Denny Sumargo pun terkaget-kaget dengan usianya yang masih muda bisa memiliki pemahaman seperti itu.
"Kamu umur berapa?" tanya dia.
"10 tahun," jawab King Faaz singkat.
Sontak, Denny Sumargo dibikin tersenyum karena dirinya merasa malu.
"Dengan pemahaman ini, gue malu. Kayaknya gue di masa muda, gue nggak begini-begini amat kayaknya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi