FIFA telah menyatakan secara resmi batalnya Indonesia sebagai lokasi drawing dan tuan rumah atau host. Siapa yang mesti tanggung jawab?
Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA telah membatalkan dua hal penting bagi persepakbolaan Tanah Air, pertama adalah dicoretnya Bali sebagai lokasi drawing atau pengundian laga tim nasional (timnas) negara-negara yang masuk kualifikasi Piala Dunia U-20 2023. Dan kedua adalah dicabutnya status Indonesia sebagai tuan rumah atau host kejuaraan itu.
Konsekuensinya, akan ada sanksi yang belum diketahui "seram" atau tidaknya, meski dalam surat resminya FIFA menyatakan bakal terus membantu persepakbolaan Indonesia.
Berbagai kalangan dan pihak memberikan reaksi kepada pemerintah Indonesia serta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai induk cabang olah raga sepak bola Tanah Air, dan tak ketinggalan juga dilancarkan kepada pihak-pihak yang dinilai memiliki andil "menjegal" perhelatan seru itu batal pentas di negeri kita. Termasuk calon tuan rumah di beberapa provinsi di Indonesia.
Eyang atau Pakde Jancukers, sapaan akrab Budayawan Sujiwo Tejo menuliskan puisi apik yang sangat mengena untuk kondisi pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Berbeda dibandingkan berbagai pihak yang mengangkat isu Timnas Israel akan hadir atau tragedi Kanjuruhan dengan korban jiwa lebih dari 100 orang sebagai alasan pembatalan FIFA, Pakde Jancukers yang memiliki akun media sosial Twitter dengan nama Jack Separo Gendeng--plesetan dari karakter Johnny Depp dalam Pirates of the Caribbean sebagai Jack Sparrow--menyerahkan kepada para pembaca tentang tafsir puisi karyanya.
Isinya mendalam bagi yang paham. Namun kalaupun kurang mengena, silakan telaah kembali sehingga bisa dipahami.
Sanepan atau kata kiasan dalam bahasa Jawa yang digunakan adalah angin. Sedangkan lokasi yang disebut adalah Laut Mati atau Dead Sea. Sebuah kautan dengan salinitas atau kadar sangat tinggi, sehingga siapa pun yang masuk akan mengapung tanpa perlu repot-repot mengayuhkan tangan atau menggerakkan kaki. Lokasinya ada di perbatasan Israel dan Yordania.
Berikut puisinya yang dikutip Sumedang Suara.com dari media sosial Instagram atas nama akun pribadi Sujiwo Tejo, seorang jurnalis, penulis puisi, aktor, dan pekerja berbagai seni lainnya:
Mari dewasa
Jangan salahkan FIFA
FIFA tak memutuskan Indonesia
batal jadi tuan rumah.
Salahkan ANGIN
ANGIN menerbangkan surat keputusan itu hingga jatuh tercelup di laut air mata.
Dekat Laut Mati.
Tinta surat meluntur
Huruf-huruf jadi blur
"Menetapkan" jadi terbaca "Membatalkan".
Demikian, Yang Mulia.
Berita Terkait
-
Ketua Umum PSSI Erick Thohir Jumpa Presiden FIFA di Doha: Mari Hormati Putusan dan Buktikan Indonesia Mampu Transformasi Sepak Bola
-
Mengapa FIFA Mencabut Status Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023?
-
FIFA Bakal Cari Lokasi Drawing dan Tuan Rumah Baru untuk Piala Dunia U-20 2023, Jangan Disangka Indonesia Tidak Kena Sanksi
-
FIFA Resmi Menghapus Indonesia dari Status Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Tunggu Sanksi yang Akan Diberikan
-
Reza Arap Sewot Lagu Resmi Piala Dunia U-20 Dihapus FIFA: Piala Dunia Karambol Aja Ges
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Debut Impresif di Piala Dunia 2026, Luis Diaz: Saya Mewujudkan Mimpi Masa Kecil
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat