Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ditemukan Menteri Keuangan ada di KPU. Apakah yang terjadi sebenarnya?
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil mantan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo. Demikian pula penanganan selanjutnya yang membawa statusnya sebagai tersangka, dengan rekening gendut serta berbagai harta yang terdaftar sebagai nominee, atau menggunakan nama orang lain.
Departemen Keuangan atau Depkeu di bawah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bersama Menko Bidang Politik atau Menko Polhukam Mahfud MD juga telah mengadakan temu muka di DPR untuk membahas adanya korupsi yang tengah ditelusuri,
Dikutip dari Turnbackhoax.id, sebuah akun Facebook telah mengunggah video dengan judul "SRI MULYANI BONGKAR FAKTA BARU, KPK TERLIBAT TPPU, HINGGA DPR SEPERTI POLISI INDIA".
Dalam video itu dinarasikan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap KPK hingga DPR terlibat tindak pidana pencucian uang (TPPU). Video itu menampilkan cuplikan video Sri Mulyani saat berbicara di depan media.
PENJELASAN
Faktanya, dalam video yang telah dilihat 199 kali itu, tidak ada pernyataan mengenai tuduhan TPPU kepada KPK dan DPR.
Setelah ditelusuri, video dicuplik dari cnnindonesia.com dalam artikel yang berjudul "Sri Mulyani Ungkap PPATK Lapor ke APH Soal Transaksi Janggal Rp 74 T". Sedangkan pelengkap video adalah kutipan artikel dari detik.com berjudul "Rafael Alun Ikut Server Jumlah Harta Wakil Ketua KPK Jadi Sorotan".
Sedangkan video Menteri Keuangan Sri Mulyani sedang berbicara di depan media, adalah konferensi pers di Gedung Kemenkopolhukam pada Senin 20 Maret 2023. Saat itu ia mengungkap isi surat Laporan Hasil Analisis (LHA) dari PPATK yang dinilai menonjol terkait dengan transaksi mencurigakan senilai Rp 349 triliun.
Kemenkeu menerima 300 surat dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), 99 di antaranya ditujukan kepada aparat penegak hukum (APH), yang nilai transaksinya mencapai Rp 74 triliun.
KESIMPULAN
Video yang diunggah tidak memberikan keselarasan antara tayangan gambar dengan judul. Juga tidak menunjukkan situasi mengenai KPK dan DPR sebagaimana dijanjikan akan dijelaskan sesuai judul.
Tidak ada pernyataan Sri Mulyani dalam video itu yang menyebut KPK hingga DPR terlibat tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Tayangan dan judul video termasuk dalam koneksi yang salah.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Geger! Syahrini Mengidap Penyakit Mematikan
-
Hari Ini Rafael Alun Diperiksa KPK Sebagai Tersangka, Bakal Ditahan?
-
CEK FAKTA: Artis Sinetron Ikatan Cinta Kecelakaan Tadi Malam!
-
KPK Berharap Rafael Alun Kooperatif, Datang Penuhi Panggilan sebagai Tersangka Senin Ini
-
Cek Fakta: Amanda Manopo Antar Arya Saloka Berangkat Umrah
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Mobil yang Nggak Bikin Orang Tua Tekor: Irit, Pajak Murah, Pas untuk Anak Muda dan Mahasiswa
-
Bahaya Sepatu Kekecilan bagi Kesehatan Kaki dan Tips Memilih Ukuran Tepat
-
Ini Dia Alasan Kenapa HJB Ke-544 Bogor Digelar di Desa Malasari
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg
-
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer