Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming sepakat berdamai dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai keduanya memiliki pendapat yang berbeda terkait Piala Dunia U20 di Indonesia.
Ganjar Pranowo diketahui mengundang putra sulung Presiden Jokowi itu untuk bertemu di Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah di PuriGede, Semarang.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya tampak sumringah. Gibran juga mengaku telah meminta maaf kepada Ganjar Pranowo.
Momen pertemuan keduanya pun diabadikan dan dibagikan oleh Ganjar Pranowo melalui akun Twitter pribadinya. Ia mengunggah dua foto bersama lelaki yang akrab disapa mas wali itu.
Dalam salah satu foto, tampak Gibran Rakabuming salaman dengan pose sungkem kepada Ganjar Pranowo. Gaya salamannya itu pun disorot oleh beberapa warganet yang menilai aneh.
Salah satunya seorang warganet dengan akun Twitter @Pink07Black yang turut mengomentari cara bersalaman Gibran kepada Ganjar Pranowo.
"Mas wali @gibran_tweet kalau salaman nggak usah gitu-gitu amatlah. Aneh lihatnya pejabat kok salamannya kayak gitu," tulisnya.
Tak hanya itu, warganet lainnya bahkan menghujat Gibran Rakabuming dengan kata-kata kasar karena cara bersalamannya kepada Ganjar.
"Aku cuma mau bilang k***** a***** gestur-gestur begini. Sekarang itu mindset politiknya, integritasnya, rasionalitasnya, bukan bungkuk-bungkuk, senyam-senyum, dan sopan santun. Kenapa saya suka @basuki_btp karena apa adanya, bukan ada apanya macam kau @ganjarpranowo," komentar @chandrajuni82
Baca Juga: Jadwal Orleans Masters 2023 Hari Pertama: 5 Wakil Indonesia Turun Tanding!
Kedua cuitan itu lantas dibalas oleh Gibran dalam kutipan, di mana salah satunya Gibran meminta maaf kepada warganet.
Meski begitu, beberapa warganet lainnya membela Gibran Rakabuming dan menilai tidak ada yang aneh dengan gaya bersalamannya Gibran dalam foto tersebut.
"Ini yang ngetweet nggak tau apa gimana sopan santun orang Jawa? Orang yang lebih muda saat bersamaan lebih baik menunduk itu berarti menghormati yang tua," tulis akun @w********
"Lain kali kayak ibu-ibu arisan aja mas, cipika cipiki," komentar @j******
"Kritik itu yang relevan dengan kinerja, bukan salaman aja dikritik," tambah @r*************
"Ya mungkin bagusnya salam tempel mas," timpal @r*************
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cara Saya Mengubah Kesepian Menjadi Ruang Terbaik untuk Mengenal Diri
-
75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam