/
Selasa, 04 April 2023 | 12:43 WIB
Gibran Rakabuming sungkem kepada Ganjar Pranowo. ([Twitter/ganjarpranowo])

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming sepakat berdamai dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai keduanya memiliki pendapat yang berbeda terkait Piala Dunia U20 di Indonesia.

Ganjar Pranowo diketahui mengundang putra sulung Presiden Jokowi itu untuk bertemu di Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah di PuriGede, Semarang. 

Dalam pertemuan tersebut, keduanya tampak sumringah. Gibran juga mengaku telah meminta maaf kepada Ganjar Pranowo.

Momen pertemuan keduanya pun diabadikan dan dibagikan oleh Ganjar Pranowo melalui akun Twitter pribadinya. Ia mengunggah dua foto bersama lelaki yang akrab disapa mas wali itu.

Dalam salah satu foto, tampak Gibran Rakabuming salaman dengan pose sungkem kepada Ganjar Pranowo. Gaya salamannya itu pun disorot oleh beberapa warganet yang menilai aneh.

Salah satunya seorang warganet dengan akun Twitter @Pink07Black yang turut mengomentari cara bersalaman Gibran kepada Ganjar Pranowo.

"Mas wali @gibran_tweet kalau salaman nggak usah gitu-gitu amatlah. Aneh lihatnya pejabat kok salamannya kayak gitu," tulisnya.

Cuitan warganet yang mengomentari gaya salaman Gibran Rakabuming. (sumber: [screenshot])

Tak hanya itu, warganet lainnya bahkan menghujat Gibran Rakabuming dengan kata-kata kasar karena cara bersalamannya kepada Ganjar.

"Aku cuma mau bilang k***** a***** gestur-gestur begini. Sekarang itu mindset politiknya, integritasnya, rasionalitasnya, bukan bungkuk-bungkuk, senyam-senyum, dan sopan santun. Kenapa saya suka @basuki_btp karena apa adanya, bukan ada apanya macam kau @ganjarpranowo," komentar @chandrajuni82

Baca Juga: Jadwal Orleans Masters 2023 Hari Pertama: 5 Wakil Indonesia Turun Tanding!

Kedua cuitan itu lantas dibalas oleh Gibran dalam kutipan, di mana salah satunya Gibran meminta maaf kepada warganet.

Meski begitu, beberapa warganet lainnya membela Gibran Rakabuming dan menilai tidak ada yang aneh dengan gaya bersalamannya Gibran dalam foto tersebut.

"Ini yang ngetweet nggak tau apa gimana sopan santun orang Jawa? Orang yang lebih muda saat bersamaan lebih baik menunduk itu berarti menghormati yang tua," tulis akun @w********

"Lain kali kayak ibu-ibu arisan aja mas, cipika cipiki," komentar @j******

"Kritik itu yang relevan dengan kinerja, bukan salaman aja dikritik," tambah @r*************

"Ya mungkin bagusnya salam tempel mas," timpal @r*************

Load More