- KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kadis PUPR Sumut Topan Obaja Putra Ginting dan delapan saksi lainnya pada Kamis, 7 Mei 2026.
- Pemeriksaan berlangsung di kantor BPKP Sumatera Utara terkait dugaan suap proyek pembangunan dan preservasi jalan di lingkungan PUPR Sumut.
- Penyidikan dilakukan berdasarkan sprindik umum yang diterbitkan KPK untuk pengembangan perkara korupsi tanpa menetapkan tersangka baru dalam tahap ini.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kadis PUPR Provinsi Sumut, Topan Obaja Putra Ginting, dan delapan saksi lainnya pada hari ini. Topan disebut-sebut sebagai orang dekat Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Mereka dipanggil terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) serta proyek preservasi jalan pada Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumut.
Pemeriksaan dilakukan setelah KPK menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru untuk pengembangan perkara yang awalnya menjerat Topan.
“Pemeriksaan dilakukan di Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).
Adapun sembilan saksi yang dimaksud ialah Kepala Seksi Perencanaan Bina Marga Dinas PUPR Sumatera Utara Dison Pardamean Togarorop, Kasatker Wilayah III BBPJN Sumut Ratno Adi Setiawan, dan Direktur PT Dalihan Natolu Group Muhammad Akhirun Piliang alias Kirun.
Kemudian, dipanggil pula Direktur Utama PT Rona Namora Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang alias Rayhan, PPK 1.4 Sumatera Utara Hilyanto, dan Kadis PUPR Provinsi Sumut 2025 Topan Obaja Putra Ginting.
Lebih lanjut, tiga saksi lainnya ialah PNS Rasulu Efendi Siregar, staf teknik pada PPK 1.4 PJN Wilayah I BBPJN Sumut Umar Hadi, serta Direktur PT Taufik Prima Duta Putra Rinaldi Lubis alias Aldi.
Sebelumnya, KPK menerbitkan sprindik baru untuk mengusut dugaan korupsi di Provinsi Sumatera Utara. Namun, surat tersebut masih berupa sprindik umum. Artinya, belum ada tersangka yang ditetapkan.
Baca Juga: Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks
Berita Terkait
-
Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina
-
Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh
-
Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku