/
Rabu, 05 April 2023 | 10:35 WIB
Cek fakta Ferdy Sambo sekarat. ([YouTube/KANAL BERITA])

Ferdy Sambo dijatuhi vonis hukuman mati oleh Majelis Hakim dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J

Baru-baru ini beredar kabar bahwa Ferdy Sambo dalam kondisi sekarat usai eksekusi mati yang dijalaninya gagal.

Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube KANAL BERITA yang mengunggah video berjudul "EKSEKUSI SAMBO GAGAL!! SAMBO MASIH HIDUP SETELAH DIEKSEKUSI MATI // KINI KONDISINYA SEKARAT?"

Dalam thumbnail video tersebut tampak seorang lelaki yang diduga Ferdy Sambo terbaring di ranjang rumah sakit. Di sebelahnya terlihat seorang perempuan mengenakan kemeja putih yang diduga sebagai Putri Candrawathi.

Tak hanya itu, anggota polisi dan perawat juga terlihat dalam thumbnail tersebut. Narasi pada video juga memberikan keterangan serupa.

Video itu hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 1.900 penayangan. Tetapi, benarkah eksekusi Ferdy Sambo gagal dan kini kondisinya sedang sekarat?

CEK FAKTA:

Setelah menonton video berdurasi 8 menit 1 detik tersebut, tidak ditemukan bukti valid atau pernyataan secara resmi bahwa Ferdy Sambo telah dieksekusi mati dan hukumannya gagal dilakukan. 

Hingga akhir video, tidak disebutkan sumber kredibel yang mengklaim bahwa Ferdy Sambo masih hidup setelah dieksekusi mati dan dalam kondisi sekarat saat ini.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-22 Semakin Bagus, Persaingan Skuat SEA Games 2023 Lebih Berat

Faktanya, Ferdy Sambo tidak menjalankan hukuman mati karena saat ini masih mendekam di penjara. Suami Putri Candrawathi itu masih menunggu putusan banding yang baru akan dibacakan pada 12 April 2023.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka disimpulkan bahwa berita Ferdy Sambo masih hidup setelah eksekusi mati dilakukan merupakan berita palsu atau hoaks.

Tidak ada keselarasan antara isi video dan judul yang tertera. Pengunggah video berusaha menggiring opini publik dengan mengedit foto dalam thumbnail.

Video tersebut dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena berisi informasi bohong.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More