Viral sosok Ida Dayak yang menawarkan pengobatan alternatif. Dirinya kini ramai dibahas publik di media sosial.
Melansir Suara Denpasar - jaringan Suara.com, Kamis (6/4/2023), Ida Dayak mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti tulang bengkok maupun salah urat.
Tempat praktik Ida Dayak ini berlokasi di kawasan Depok dan mulai ramai didatangi pasien.
Hanya saja muncul sebuah peringatan oleh dokter terkait fenomena pengobatan alternatif Ida Dayak.
Lewat akun Twitter, Dokter Asa Ibrahim mengingatkan kalau publik bisa berkaca dari kasus Ponari yang juga viral pada 2009 lalu.
Saat itu warganet Indonesia dibuat takjub oleh kemampuan Ponari yang mana dirinya masih mengampu bangku SD. Dukun cilik asal Jombang itu mampu mengobati berbagai penyakit dengan batu petir.
Asa Ibrahim mengatakan kalau beberapa pasien yang sempat diobati Ponari justru malah penyakitnya lebih parah.
"Sekadar mengingatkan, ribuan orang pernah kegocek, Ponari jadi kaya raya (sempat). Beberapa pasien sempat ada yang tambah parah bahkan sampai meninggal," tulisnya di Twitter.
Hingga pada akhirnya, para pasien yang telah berobat ke Ponari harus berobat lagi dokter.
"Pasien-pasiennya? Ya berobat lagi ke dokter ujung-ujungnya," sambung dia.
Asa Ibrahim memaparkan kalau ada beberapa hal dalam medis yang bersifat saklek. Artinya, suatu penyakit hanya bisa disembuhkan lewat operasi.
"Menarik sebenarnya fenomena2 seperti ini, kita liat aja nanti ending-nya. Yang namanya medis kadang emang saklek, ada penyakit yang ga bisa sembuh kalo ga dioperasi," kata dia di tweet terpisah.
Hanya saja tidak semua orang bisa menerima pendapat itu. Maka dari sana muncul keinginan untuk mengobati secara alternatif, di mana suatu penyakit bisa sembuh tanpa operasi.
"Akhirnya percaya dengan yang KATANYA bisa menyembuhkan tanpa operasi, manusiawi sekali," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar
-
Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026
-
Star Fox Bangkit Kembali, Usung Perombakan Visual di Nintendo Switch 2
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Dari Mobil Rp8,5 M hingga Laundry Fantastis, Ada Apa di Balik Rentetan Viralnya Gubernur Kaltim?
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Bukan Sekadar Isekai: Mengapa Mushoku Tensei Dianggap Pelopor Genre Modern?
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?
-
Lampaui Target, Realisasi Investasi Kota Bontang 2025 Tembus Rp3,08 Triliun
-
Unik! Maskapai Singapura Gandeng Seniman RI, Bikin Aksesori Travel Terinspirasi Sambal