/
Jum'at, 07 April 2023 | 09:47 WIB
Cek fakta FIFA tunjuk kembali Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U17. ([YouTube/LINE UP GARUDA])

Pecinta sepak bola Tanah Air masih merasakan luka mendalam usai FIFA membatalkan penyelanggaraan Piala Dunia U20 di Indonesia. 

Namun belakangan ini, beredar kabar bahwa FIFA akan menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U17 setelah negosiasi yang dilakukan oleh Erick Thohir berhasil.

Kabar itu dibagikan oleh kanal YouTube Line Up Garuda dengan mengunggah video berjudul "Akhirnya FIFA Mengalah! Berkat Erick Thohir FIFA Putuskan Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Pildu U17". 

Dalam thumbnail video tampak potret Erick Thohir berpose bersama pihak FIFA. Narasi pada thumbnail pun berisi keterangan serupa.

Hingga kini, video tersebut telah disaksikan sebanyak lebih dari 104.000 penayangan. Namun, benarkah FIFA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U17?

CEK FAKTA:

Setelah menonton video berdurasi 4 menit 3 detik tersebut, tidak ada bukti valid atau pernyataan resmi yang menyatakan bahwa FIFA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U17.

Informasi yang tertera pada judul video tidak benar. FIFA memang telah mencoret Peru dari daftar tuan rumah Piala Dunia U17. Namun, induk sepak bola dunia itu belum mengumumkan negara penggantinya. 

Pengunggah video sengaja mengedit foto dalam thumbnail dan menulis judul yang dapat menggiring opini publik. 

Baca Juga: Anti-Gamon, 4 Zodiak yang Dikenal Paling Cepat Move On Pasca Putus Cinta

Faktanya, foto yang digunakan dalam thumbnail itu merupakan kunjungan Presiden FIFA saat tragedi Kanjuruhan 2022 lalu. Tak hanya itu, Erick Thohir juga belum bertemu dengan pihak FIFA untuk kedua kalinya usai dinyatakan resmi dicoret.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar FIFA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U17 merupakan berita palsu atau hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More