Suara.com - Pengamat sepak bola Tanah Air, Akmal Marhali menanggapi sanksi FIFA terhadap Indonesia pasca batal menggelar Piala Dunia U-20 2023. Dia berharap tak ada lagi PDIP di sepak bola nasional.
PDIP yang dimaksud Akmal Marhali adalah singkatan dari "Piala Dunia Isinya Politik". Akmal berharap kegiatan olahraga, khususnya yang berskala internasional tidak lagi dikait-kaitkan dengan politik.
"Jangan main-main lagi ke depan, pemerintah harus bisa meredam gejolak, memisahkan politik dan sepak bola," kata Akmal dilansir dari Instagramnya, Jumat (7/4/2023).
"Jangan sampai lagi ada PDIP (Piala Dunia Isinya Politik) di sepak bola Indonesia. FIFA sangat tabu dengan intervensi politik praktis di sepak bola."
Meski terkena sanksi FIFA, Indonesia dianggap Akmal beruntung karena cuma dijatuhi hukuman terkait administrasi alih-alih pembekuan sepak bola seperti pada 2015 silam.
FIFA menjatuhi Indonesia sanksi administrasi dengan membekukan bantuan dana dari program FIFA Forward 3.0. Hal itu diumumkan pada Kamis (6/4/2023) malam tak lama setelah Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino di Paris, Prancis.
Akmal berharap olahraga Indonesia, khususnya sepak bola tidak lagi mendapat gangguan-gangguan dari luar yang bisa merugikan seperti saat ini.
Menurutnya, Indonesia dalam hal ini PSSI sudah berjuang memenangkan bidding untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Namun, semua hancur lantaran muncul isu politik di dalamnya.
Seperti diketahui, FIFA mencabu status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 tak lama setelah munculnya gelombang penolakan terhadap timnas Israel sebagai salah satu peserta.
Baca Juga: 3 Kerugian Sepak Bola Indonesia usai Kena Sanksi Pembekuan Dana FIFA Forward
Penolakan itu turut digaungkan oleh pejabat yakni Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
"Beruntung, kita hanya dapat kartu kuning, bukan kartu merah. Tapi, seluruh elemen sepakbola Indonesia harus lebih mawas diri ke depannya," terang Akmal.
"PSSI harus duduk satu meja dengan organisasi olahraga lainnya untuk membahas hal ini bareng pemerintah. Kita mau di posisi apa, bersaing secara regional atau puas dengan kondisi saat ini."
"Jangan lagi kejadian seperti Piala Dunia U-20 terulang. Kasihan PSSI, sudah capek-capek bidding dan akhirnya berhasil, namun akhirnya gagal jadi tuan rumah karena penolakan berbagai elemen terhadap Israel," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Indonesia Terhindar Dari Sanksi Berat FIFA
-
Timnas Malaysia Dapat Pujian Khusus dari FIFA usai Ranking Melonjak Tajam
-
Update Ranking FIFA: Timnas Indonesia Naik 2 Peringkat, Argentina Kudeta Brasil di Puncak
-
Terhindar dari Sanksi Pengucilan Sepakbola Dunia, FIFA Hanya Bekukan Dana Forward untuk PSSI, Ini Besarannya
-
Beruntung! Indonesia Tak Dapat Hukuman Berat dari FIFA, Cuma Disanksi Ini
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
AS Roma Resmi Permanenkan Donyell Malen Setelah Lolos ke Liga Europa
-
Nasser Al-Khelaifi Bangga PSG Juara Liga Prancis, Kini Fokus ke Final Liga Champions
-
Kawinkan 2 Gelar Domestik di Musim Debut Bersama Inter Milan, Ini Respons Berkelas Cristian Chivu
-
Carlo Ancelotti Sebut Neymar Terus Membaik Jelang Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
-
Kabar Buruk! Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Terancam Absen di FIFA Matchday Juni
-
Warga AS Sambut Kedatangan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 dengan Tangan Terbuka
-
Daniel Levy Tak Pernah Bayangkan Tottenham Terjebak Zona Degradasi
-
Suporter Bebas Uang Jaminan Visa AS Saat Piala Dunia 2026, Standar Ganda Imigrasi Trump Disorot
-
Mengenal Agustn Delgado, Pelopor Kebangkitan Ekuador di Piala Dunia
-
Dusan Vlahovic Ditawarkan ke Atletico Madrid, Negosiasi Kontrak dengan Juventus Mandek