Nama Agnes Gracia saat ini tengah menjadi sorotan publik usai hakim mengungkap ia melakukan hubungan seksual sebanyak lima kali dalam sebulan dengan Mario Dandy.
Namun kini beredar kabar bahwa video tak senonoh keduanya telah tersebar di media sosial. Kabar itu dibagikan oleh kanal YouTube Kabar Politik.
Pemilik akun mengunggah video berjudul "Tonton Sebelum Dihapus!! Video Panas Mario Dendy & Agnes di Hotel Beredar!"
Narasi yang tak jauh berbeda juga terlihat dalam thumbnail. Keterangan itu berbunyi, "Terekam Jelas CCTV Hotel, Tanpa Sensor... Video Lama Mario Dendy & Agnes Gracia Beredar".
Pada thumbnail juga tampak potret seorang lelaki telanjang dalam keadaan ruangan gelap serta seorang perempuan di sebelahnya, seolah-olah keduanya tengah melakukan hal tak senonoh dan direkam.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 50.000 penayangan. Lalu, benarkah video asusila Agnes Gracia dan Mario Dandy beredar?
CEK FAKTA:
Informasi yang disampaikan dalam video tersebut merupakan informasi salah. Pasalnya, dalam video berdurasi 10 menit 5 detik itu tidak ditemukan bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa video asusila Agnes Gracia dan Mario Dandy tersebar.
Kabar mengenai Agnes Gracia yang melakukan hubungan intim dengan Mario Dandy memang disebutkan oleh hakim dalam persidangan. Diketahui bahwa Agnes Gracia telah berhubungan badan sebanyak lima kali dengan kekasihnya.
Baca Juga: Kulit Anak Nikita Willy Kering Gegara Sering Liburan ke Luar Negeri, Bahaya Enggak Sih Buat Bayi?
Namun, klaim yang menyebutkan bahwa video asusila keduanya beredar di media sosial adalah informasi yang salah.
Hingga akhir video, narator tidak memberikan penjelasan valid tentang rumor tersebut.
Kesimpulan:
Berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar video asusila Agnes Gracia dan Mario Dandy beredar di media sosial merupakan berita palsu atau hoaks.
Tidak ada keselarasan antara isi dan judul video. Pengunggah video pun mengedit foto dalam thumbnail untuk menggiring opini publik.
Video tersebut dapat dikategorikan sebagai misleading content karena memuat berita bohong.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?