/
Rabu, 12 April 2023 | 15:31 WIB
Pengajian Ustaz Abdul Somad. (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)

Tanpa terasa puasa Ramadhan akan segera berakhir. Namun jangan lupa, kaum Muslim masih punya kewajiban untuk melakukan puasa qadha alias membayar utang apabila tidak menjalankan puasa Ramadhan secara penuh.

Tentu akan lebih mudah apabila puasa qadha segera dituntaskan daripada terburu-buru jelang memasuki bulan Ramadhan berikutnya. Namun kini timbul pertanyaan baru, apakah boleh puasa qadha digabungkan dengan puasa Syawal?

Hal inilah yang dijawab oleh Ustaz Abdul Somad, seperti dilihat di kanal YouTube Omar Network. Pasalnya puasa Syawal adalah salah satu puasa sunnah yang memiliki banyak keutamaan.

"Jangan lupa, penting, walaupun ini sunnah tapi penting, yaitu puasa 6 hari di bulan Syawal," kata Ustaz Abdul Somad, dikutip pada Rabu (12/4/2023).

Namun Ustaz Abdul Somad mengingatkan, puasa Syawal baru boleh dikerjakan setelah utang puasa Ramadhan dibayar lunas.

"'Tapi pak Ustaz, kemarin kami puasanya tinggal 7 hari, gimana nih pak Ustaz?' Ganti dulu 7 hari, setelah 7 hari baru tambah puasa 6," terang Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad tak menampik bila melakukan puasa qadha di bulan Syawal adalah hal yang berat. Apalagi bila jumlah utang puasa Ramadhan yang harus dibayar terhitung banyak.

Karena itulah, Ustaz Abdul Somad membocorkan keistimewaan bila mengerjakan puasa qadha alias membayar utang puasa Ramadhan pada bulan Syawal.

"Siapa yang meng-qadha 6 hari di bulan Syawal, automatically, otomatis dapat pahala puasa sunnah di bulan Syawal," tegas Ustaz Abdul Somad.

Baca Juga: Heboh Ormas di Kalideres Minta THR ke Perusahaan Dalih Amankan Wilayah, Pemprov DKI: Kan Bisa Tolak

"Qadha di bulan Syawal 6 hari, di awal boleh, di tengah boleh, di ujung boleh, berturut boleh, pisah-pisah boleh, terserah bebas," sambungnya, merujuk pada bebasnya hari pelaksanaan puasa Syawal tanpa harus dikerjakan berturut-turut.

Ustaz Abdul Somad memahami bahwa begitu sulit mengerjakan puasa Syawal, apalagi masih dalam suasana halal bi halal dan berkumpul bersama sanak-saudara.

Namun ada hikmah dari mengerjakan puasa Syawal. "Maka puasa ini sangat amat baik. Apa intinya? Menjaga kontinuitas, keberlangsungan amal. Hikmah di balik itu semua, badan tidak terkejut," pungkasnya.

Load More