Tanpa terasa puasa Ramadhan akan segera berakhir. Namun jangan lupa, kaum Muslim masih punya kewajiban untuk melakukan puasa qadha alias membayar utang apabila tidak menjalankan puasa Ramadhan secara penuh.
Tentu akan lebih mudah apabila puasa qadha segera dituntaskan daripada terburu-buru jelang memasuki bulan Ramadhan berikutnya. Namun kini timbul pertanyaan baru, apakah boleh puasa qadha digabungkan dengan puasa Syawal?
Hal inilah yang dijawab oleh Ustaz Abdul Somad, seperti dilihat di kanal YouTube Omar Network. Pasalnya puasa Syawal adalah salah satu puasa sunnah yang memiliki banyak keutamaan.
"Jangan lupa, penting, walaupun ini sunnah tapi penting, yaitu puasa 6 hari di bulan Syawal," kata Ustaz Abdul Somad, dikutip pada Rabu (12/4/2023).
Namun Ustaz Abdul Somad mengingatkan, puasa Syawal baru boleh dikerjakan setelah utang puasa Ramadhan dibayar lunas.
"'Tapi pak Ustaz, kemarin kami puasanya tinggal 7 hari, gimana nih pak Ustaz?' Ganti dulu 7 hari, setelah 7 hari baru tambah puasa 6," terang Ustaz Abdul Somad.
Ustaz Abdul Somad tak menampik bila melakukan puasa qadha di bulan Syawal adalah hal yang berat. Apalagi bila jumlah utang puasa Ramadhan yang harus dibayar terhitung banyak.
Karena itulah, Ustaz Abdul Somad membocorkan keistimewaan bila mengerjakan puasa qadha alias membayar utang puasa Ramadhan pada bulan Syawal.
"Siapa yang meng-qadha 6 hari di bulan Syawal, automatically, otomatis dapat pahala puasa sunnah di bulan Syawal," tegas Ustaz Abdul Somad.
Baca Juga: Heboh Ormas di Kalideres Minta THR ke Perusahaan Dalih Amankan Wilayah, Pemprov DKI: Kan Bisa Tolak
"Qadha di bulan Syawal 6 hari, di awal boleh, di tengah boleh, di ujung boleh, berturut boleh, pisah-pisah boleh, terserah bebas," sambungnya, merujuk pada bebasnya hari pelaksanaan puasa Syawal tanpa harus dikerjakan berturut-turut.
Ustaz Abdul Somad memahami bahwa begitu sulit mengerjakan puasa Syawal, apalagi masih dalam suasana halal bi halal dan berkumpul bersama sanak-saudara.
Namun ada hikmah dari mengerjakan puasa Syawal. "Maka puasa ini sangat amat baik. Apa intinya? Menjaga kontinuitas, keberlangsungan amal. Hikmah di balik itu semua, badan tidak terkejut," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tata Cara Mandi Wajib yang Benar Menurut Habib Jafar, Pasutri Habis Hubungan Intim Jangan sampai Salah!
-
Agar Sehat dan Bugar Saat Puasa, Ini 3 Tips Kebutuhan Nutrisi Selama Ramadhan
-
CEK FAKTA: Inul Daratista Marah saat UAS Permalukan Devano Danendra dan Meminta Cium Kaki Iis Dahlia
-
Hati-hati! UAS dan Buya Yahya Sepakat Tukar Uang Receh Saat Lebaran Hukumnya Haram, Kecuali...
-
Ustaz Abdul Somad Jelaskan Hukum Pakai Parfum Saat Ramadan, Bisa Batalkan Puasa Jika...
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang