- Muhammadiyah menetapkan Idul Adha 2026 jatuh pada 27 Mei, sementara pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat resmi.
- Masyarakat Indonesia cenderung memilih sapi kurban jenis Limosin, Simental, Bali, atau Peranakan Ongole sesuai anggaran dan kebutuhan.
- Harga sapi kurban bervariasi antara Rp4,9 juta hingga Rp24 juta tergantung jenis, umur, serta lokasi penjualan hewan.
Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, perbincangan soal harga hewan kurban mulai ramai dibahas. Sapi masih menjadi pilihan utama masyarakat karena dianggap memiliki nilai ibadah sekaligus manfaat sosial yang besar.
Di berbagai daerah, tren harga sapi kurban menunjukkan variasi yang cukup lebar. Perbedaan ini dipengaruhi banyak faktor, mulai dari jenis sapi hingga biaya distribusi.
Bagi sebagian orang, memilih sapi kurban bukan hanya soal harga, tetapi juga kualitas dan kelayakan hewan. Karena itu, informasi harga menjadi penting agar calon pekurban bisa menyesuaikan dengan anggaran.
Selain itu, meningkatnya permintaan menjelang hari raya juga kerap memengaruhi harga di pasaran. Tidak jarang harga sapi mengalami kenaikan mendekati hari H.
Kapan Idul Adha 2026?
Muhammadiyah telah menetapkan Idul Adha pada Rabu, 27 Mei 2026. Sementara pemerintah belum menetapkan tanggal 10 Dzulhijjah, semua tergantung hasil sidang isbat pemerintah. Penetapan ini didasarkan pada penentuan awal bulan Zulhijah dalam kalender hijriah.
Biasanya, pemerintah melalui Kementerian Agama akan mengumumkan tanggal resmi mendekati hari pelaksanaan melalui sidang isbat. Meski demikian, masyarakat sudah mulai mempersiapkan kurban jauh hari sebelumnya.
Jenis sapi kurban favorit
Di Indonesia, ada beberapa jenis sapi yang paling sering dipilih untuk kurban. Setiap jenis memiliki karakteristik bobot, postur, dan harga yang berbeda.
- Sapi Limosin dikenal memiliki tubuh besar dan daging yang tebal. Jenis ini sering menjadi pilihan karena tampilannya yang gagah dan bobotnya yang tinggi.
- Sapi Simental juga cukup populer dengan ciri tubuh besar dan pertumbuhan cepat. Banyak peternak memilih jenis ini karena efisiensi dalam penggemukan.
- Sapi Bali menjadi favorit karena adaptif terhadap lingkungan tropis Indonesia. Selain itu, harganya cenderung lebih terjangkau dibandingkan sapi impor.
- Sapi Peranakan Ongole (PO) juga banyak diminati karena daya tahan tubuhnya yang kuat. Jenis ini sering ditemukan di pasar lokal dengan harga yang relatif stabil.
Harga sapi kurban 2026
Harga sapi kurban 2026 dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Di antaranya bobot hidup, jenis sapi, biaya perawatan dan pakan, serta lokasi pengiriman.
Untuk sapi jantan jenis Simental atau Limosin dewasa, harga berkisar antara Rp14.000.000 hingga Rp21.500.000. Sementara untuk umur satu tahun, harganya berada di kisaran Rp10.000.000 hingga Rp16.000.000.
Baca Juga: Konflik AS-Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Dunia Kini Berbalik Melemah
Jika memilih sapi jantan usia 3 hingga 5 bulan, harga bisa lebih rendah yaitu sekitar Rp6.000.000 hingga Rp11.500.000. Pilihan ini biasanya diambil untuk budget yang lebih terbatas.
Untuk sapi jantan putih dewasa, harga berkisar antara Rp12.500.000 hingga Rp24.000.000. Sedangkan usia satu tahun berada di rentang Rp8.000.000 hingga Rp15.500.000.
Sapi jantan putih usia 3 hingga 5 bulan dijual dengan harga sekitar Rp5.500.000 hingga Rp6.500.000. Variasi harga ini tergantung kondisi fisik dan lokasi penjualan.
Pada kategori betina, sapi Simental atau Limosin dewasa dihargai sekitar Rp11.500.000 hingga Rp19.500.000. Untuk umur satu tahun, kisarannya Rp8.500.000 hingga Rp13.000.000.
Sementara itu, sapi betina usia 3 hingga 5 bulan berada di rentang Rp5.000.000 hingga Rp8.000.000. Harga ini biasanya lebih rendah dibandingkan sapi jantan.
Sapi betina putih dewasa dijual mulai Rp9.500.000 hingga Rp16.000.000. Sedangkan usia satu tahun berada di kisaran Rp7.800.000 hingga Rp10.500.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office