Presiden Joko Widodo akan purnatugas pada 2024 mendatang, tetapi wacana perpanjangan masa jabatan sampai penambahan periode masih sesekali terdengar.
Anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, pun bukannya tidak mendengar suara ini. Namun dengan tegas Wali Kota Solo itu langsung menolak wacananya, bahkan ketika Rosianna Silalahi yang mewawancarainya belum tuntas berbicara.
"Gibran tahu kan ada suara-suara penundaan Pemilu karena menginginkan Pak Jokowi ini sebagai presiden ya diperpanjang lah 2-3 tahun melanjutkan pembangunannya..." kata Rosi, dikutip dari akun TikTok @tgifjj, Jumat (14/4/2023).
"Enggak usah lah," balas Gibran tegas. "Enggak usah, pulang aja ke Solo."
Namun suami Selvi Ananda itu tidak mau berasumsi macam-macam, termasuk apakah permintaan penambahan masa jabatan adalah organik dari masyarakat atau malah menjadi jebakan untuk Jokowi.
"Sekali lagi, warga aja yang menilai, yang jelas kita tinggal jalankan aja apa yang sudah kita sepakati," tutur Gibran.
Ketika diminta untuk mempertegas jawabannya, Gibran blak-blakan meminta Jokowi untuk kembali ke Solo setelah menuntaskan masa jabatannya sekitar setahun lagi.
Bahkan tanpa ragu Gibran menyebut ada tokoh yang lebih pandai yang akan menggantikan Jokowi sebagai RI 1.
"Jadi Mas Gibran merasa, 'Udah, Bapak balik aja?'" tanya Rosi.
Baca Juga: Tak Pakai Operasi Yustisi, Pemprov DKI Minta Warga Pendatang Lapor ke RT/RW Setempat
"Balik aja, balik aja ke Solo, udah istirahat. Banyak orang-orang lain yang lebih pintar dan bisa melanjutkan mimpi-mimpi besarnya Bapak," tegas Gibran.
Gibran sendiri sudah berkali-kali menyuarakan penolakannya terhadap wacana Jokowi memperpanjang masa jabatannya sebagai presiden Indonesia.
Sejatinya sikap ini pun sejalan dengan Jokowi yang juga sudah pernah menegaskan akan patuh pada konstitusi, yakni presiden hanya boleh menjabat maksimal dua kali dengan masing-masing menjabat selama lima tahun.
"Konstitusi tidak membolehkan. Sudah jelas itu. Saya akan selalu taat pada konstitusi dan kehendak rakyat," tegas Jokowi pada 28 Agustus 2022 lalu.
Sementara itu Pemilu sedianya diselenggarakan pada 14 Februari 2024, sedangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November 2024.
Berita Terkait
-
Sepekan Jelang Lebaran, Mardiono Dampingi Presiden Cek Ketersediaan Pangan
-
Momen Jokowi Bagi-bagi Sembako Lebaran untuk Pengemudi Ojol
-
Jokowi Terbitkan Keppres Cuti Bersama Lebaran 2023
-
CEK FAKTA: Kaget! KPK Temukan Bukti Korupsi di Rumah Jokowi, Benarkah?
-
Pekerja IKN Belum Terima Gaji Berbulan-bulan, Jokowi: Yang Penting Haknya Tidak Hilang
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar