Once Mekel meluapkan kekecewaannya pada Ahmad Dhani yang buka-bukaan soal larangan menyanyikan lagu Dewa 19 ke publik. Ia menilai kalau hal itu telah menyerang dirinya secara pribadi dan menodai nama baiknya.
Padahal Once mengaku terbuka apabila polemik ini diselesaikan dengan pendekatan pribadi.
"Mas Dhani tidak pernah membuat satu pendekatan secara pribadi," kata Once dalam wawancara yang dalam kanal Liputan 6 Talk, dikutip dari Suara Denpasar - jaringan Suara.com, Minggu (16/4/2023).
Once menyebut kalau Ahmad Dhani melakukan dua pendekatan. Cara pertama yakni melalui pengacaranya.
"Jadi pendekatan ada dua, pertama lewat lawyer. Lawyer-nya meminta sejumlah uang yang besar ke saya. Dan di situ saya juga bukan orang yang langsung diam. Saya tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pendekatan secara pribadi," sambung Once.
Kemudian permasalahan royalti ini juga bisa diselesaikan lewat Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
"Saya enggak tahu apa Mas Dhani lupa, tapi memang saya sesali tidak melakukan pendekatan pribadi," sambung dia.
Pada akhirnya Ahmad Dhani kemudian melakukan peringatan secara terbuka kepada Once. Tapi Once menilai kalau itu jadi menjelekkan nama dia dan membuatnya salah di mata hukum.
"Padahal saya membuka diri untuk melakukan pendekatan secara pribadi. Namun ini tidak pernah tercapai. Pada akhirnya merebak ke mana-mana dengan menjelek-jelekkan nama saya seolah bersalah di depan hukum," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi