/
Senin, 17 April 2023 | 07:40 WIB
Nikita Mirzani. ([Instagram/nikitamirzanimawardi_172])

Nikita Mirzani ikut membela TikTokers Bima Yudho Saputro dengan nama akun @awbimaxreborn yang belakangan ini mendapat ancaman dari Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi

Hal ini bermula ketika Bima mengkritik kondisi Lampung dan alasan mengapa Lampung tak maju-maju. 

Melalui unggahan Instagram Stories miliknya, Nikita Mirzani mengecam tindakan sang gubernur untuk tidak melaporkan Bima ke polisi. Ia bermula menyebut Arinal Djunaidi dapat menjadi tukang sayur, alih-alih gubernur jika tidak mau dikritik oleh warganya.

"Teruntuk Gubernur Lampung, jangan coba-coba ngelaporin si Bima. Nggak usah jadi gubernur kalau nggak mau dikritik, jadi kang sayur aja sana," tulis ibu tiga anak tersebut.

Tak hanya itu, ia juga secara terang-terangan mengajak perang Arinal Djunaidi.

"Kalau nggak punya aib, boleh lah perang sama saya aja daripada sama Bima," tambahnya.

Unggahan Instagram Stories Nikita Mirzani. (sumber: [Screenshot])

Tak hanya menyenggol Arinal Djunaidi, Nikita Mirzani juga memperingatkan polisi di Lampung yang menerima laporan dari gubernur mereka.

"Dan teruntuk polisi di Lampung yang terima laporan si bupati yang nggak mau dikritik, pastikan kalian bersih dari pungli ya atau hal-hal buruk lainnya. Jangan kayak Polres Serang Kota," timpal kekasih Antonio Dedola tersebut.

Lebih lanjut, Nikita Mirzani juga menyindir level jabatan yang diemban oleh Arinal Djunaidi. Pasalnya, belum menjabat menjadi presiden namun Arinal Djunaidi sudah anti kritik dan dinilai mudah baper oleh Nikita.

Baca Juga: Haris Azhar Dan Fatia Bacakan Ekspesi Di Sidang Kasus 'Lord' Luhut Hari Ini

"Presiden Indonesia aja sering dikritik nggak apa-apa. Ini baru jadi bupati udah baper. Gue gigit loe," sahutnya.

Sosok Bima sendiri mulai viral di media sosial setelah aksinya yang mengkritik Lampung. Buntut dari masalah itu, keluarga Bima kemudian mendapatkan ancaman dari Bupati Lampung Timur sekaligus Gubernur Lampung. Keluarganya bahkan sampai didatangi oleh polisi dan mengorek data pribadi Bima yang saat ini sedang menempuh studi di Australia.

Load More