Suara.com - Setelah dilaporkan karena mengkritik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Bima Yudho Saputro, justru menerima banyak dukungan. Terlebih saat mengetahui bahwa keluarganya turut diancam dan diintimidasi oleh aparat serta bupati setempat.
Mulai dari partai-partai, Hotman Paris, hingga anggota DPR, berikut selengkapnya, pihak-pihak yang memberikan dukungan terhadap Bima. Mereka menyatakan bahwa kritik adalah sesuatu yang diperbolehkan demi kebaikan.
Sejumlah Partai
PDIP memerintahkan Ketua DPD partai di Lampung, Sudin, untuk membantu advokasi Bima. Mereka juga mengutuk intimidasi terhadap orang tua Bima. Disebutkan bahwa kritik seharusnya ditanggapi secara positif. Terlebih, isinya terkait kondisi yang dialami masyarakat setempat.
Sebelumnya, pihak lain yakni Partai Garuda juga setuju bahwa kritik yang disampaikan Bima bersifat membangun. Sebab, poin-poin dalam kritikan tersebut memang menggambarkan kondisi Lampung yang turut dikeluhkan masyarakat lain.
Teddy juga menyoroti pengakuan Bima yang mengatakan bahwa orang tuanya sempat diancam. Ia lantas berpendapat, di mana kepala daerah tidak seharusnya asal menyalahkan Bima dan keluarganya. Menurutnya, poin-poin dari kritikan itu sepatutnya diambil untuk membenah diri.
Hotman Paris
Pengacara ternama, Hotman Paris Hutapea, juga menyoroti permasalahan yang sedang dialami Bima. Ia lantas meminta sang TikTokers menyambangi akun Instagram-nya untuk menceritakan kasus secara lengkap.
Ia juga mengatakan jika Bima jangan takut dalam menghadapinya. Bahkan, Hotman Paris menyarankan Bima untuk belajar dari pengalamannya yang selalu tersenyum dalam melawan musuh-musuh.
Baca Juga: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Ngaku Bangga Jadi Preman Punya Kekayaan Miliaran
"Ada apa sih Bima? Masalah apa dengan Bupati (Lampung Timur)? DM saya terangin kasusmu, ya. Jangan takut. Lihat tuh musuh-musuh gue. Gue tenang, gue senyum, tapi gue lawan," ucap Hotman, Jumat (14/4/2023).
KSP
Pihak Istana, Kantor Staf Presiden (KSP) menyatakan dukungannya kepada Bima. Disebutkan bahwa memberikan kritik atau masukan selama tidak mengandung fitnah, harus terus dilakukan dan diapresiasi.
Sebab, dalam aturan demokrasi, kritik adalah hal yang sah. Mereka bersama Presiden Jokowi akan mengapresiasinya.
"Bima tetaplah memberikan masukan dan kritik, selama yang diberikan itu benar, jangan takut. KSP dalam koridor yang sewajarnya, akan mendukung," kata Tenaga Ahli Utama KSP, Joanes Joko dalam keterangan resminya, Sabtu (15/4/2023).
LBH Lampung
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung menyatakan siap untuk mendampingi Bima dari sisi hukum.
Mereka bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung setuju bahwa pelaporan itu melanggar kebebasan berpendapat sekaligus berekspresi dalam demokrasi.
Anggota DPR
Anggota DPR RI Komisi III Fraksi NasDem, Taufik Basari menganggap bahwa kritik Bima adalah keluhan yang turut dirasakan masyarakat Lampung lainnya.
Kritik yang disampaikan itu dilihatnya sebagai aspirasi, sehingga perlu ditangkap permasalahannya, bukan malah orangnya. Ia juga meminta laporan ini tak ditindaklanjuti.
"Saya menyampaikan pesan khusus kepada Polda Lampung agar laporan atas viralnya video Bima tidak perlu ditindaklanjuti menjadi proses hukum. Terlalu banyak membuang energi," ujar Taufik kepada wartawan, Sabtu (15/4/2023).
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Ngaku Bangga Jadi Preman Punya Kekayaan Miliaran
-
Hotman Paris Pasang Badan Lindungi Tiktoker Bima Yudho: Jangan Takut, Hidup Hanya Sekali
-
Segini Gaji-Tukin Fantastis Gubernur Lampung yang Kritik TikToker Bima
-
Ketum PSI Giring Sentil Gubernur Lampung yang Antikritik, Wali Kota Solo Gibran: Samperin Dong
-
Legislator Senayan Ingatkan Pemprov Lampung Soal Kritik Tiktoker Bima: Tanggap Aspirasinya, Bukan Orangnya
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun