/
Selasa, 18 April 2023 | 12:48 WIB
Cek fakta istri dan anak Rafael Alun dijemput paksa. ([YouTube/SEPUTAR INDONESIA])

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Rafael Alun Trisambodo, ayah Mario Dandy, pelaku dari kasus penganiayaan David Ozora.

Rafael Alun ditahan KPK dalam kasus dugaan gratifikasi. Belakangan, dikabarkan bahwa istri dan anak Rafael Alun dijemput paksa karena sang ayah terbukti terlibat korupsi.

Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube SEPUTAR INDONESIA yang mengunggah video berjudul "TERBUKTI TERLIBAT!! ISTRI DAN ANAK RAFAEL ALUN DIJEMPUT PAKSA".

Narasi serupa juga terlihat dalam thumbnail. Tak hanya itu, tampak foto seseorang mengenakan baju tahanan sedang dikawal oleh anggota polisi dan dikelilingi oleh wartawan.

Video itu kini telah ditonton sebanyak lebih dari 15.000 penayangan. Namun, benarkah istri dan anak Rafael Alun dijemput paksa usai ayah mereka terbukti melakukan korupsi?

CEK FAKTA:

Informasi yang diberikan dalam video tersebut merupakan berita palsu. Setelah menonton video berdurasi 5 menit 5 detik tersebut, tidak ada pernyataan secara resmi bahwa istri dan anak Rafael Alun dijemput paksa.

Narator dalam video hanya menjelaskan kronologi kasus pencucian Rafael Alun. Hingga akhir video, tidak ada bukti kredibel yang dapat membuktikan klaim istri dan anak Rafael Alun dijemput paksa.

Isi video dan judul yang tertera tidak memiliki keselarasan. Selain itu, foto yang digunakan dalam thumbnail pun merupakan hasil rekayasa.

Baca Juga: Resmi Cerai hingga Dituntut Nafkah Rp30 Juta, Kondisi Indra Bekti Memburuk?

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar istri dan anak Rafael Alun dijemput paksa karena kepala keluarga mereka terbukti terlibat korupsi merupakan berita palsu atau hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More