Dalam narasi disebutkan bahwa media-media asing menyoroti unsur politis Indonesia dengan Israel dan Taiwan.
Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA telah menyatakan secara resmi bahwa Argentina menjadi tuan rumah atau host Piala Dunia U-20 2023. Dengan demikian, pemain Tim Nasional atau Timnas Indonesia U-20 sudah jelas tidak bisa tampil.
Akan tetapi, muncul isu bahwa Indonesia melakukan penolakan atas keputusan FIFA itu. Yairu batalnya negara kita menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Berdasarkan pantauan Metro Suara.com di kanal YouTube yang menyatakan hal ini adalah atas nama akun KAPTEN, dengan judul "SELURUH GOLONGAN BERSATU !!! INDONESIA TOLAK KERAS KEPUTUSAN FIFA || PIALA DUNIA U-20".
Diunggah pada Rabu (19/4/2023), dan sudah ditonton 11K penonton kurang dari 24 jam sejak diunggah.
PENJELASAN
Narasi memasukkan potongan pemaparan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir yang menyatakan keputusan tidak bisa menyenangkan semua pihak, namun ada titik temu. Sebagai orang yang cinta olah raga, ia menyatakan bahwa olah raga adalah alat persatuan.
Saat FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, banyak media asing memberitakan. Narator antara lain menyebutkan seperti Al Jazeera menuliskan "FIFA Stripped Off Indonesia U-20 2023 Hosting Rights". Sedangkan AP (Association Press) membahas Indonesia bisa dikenai sanksi, skorsing bisa membuat negara kita tidak bisa ikut kualifikasi U-20 2026. Dan seterusnya, seperti media Palestina dan Washington Post. Juga menyebutkan bahwa di era lalu Indonesia menolak kehadiran atlet Israel dan Taiwan.
Narasi berpindah ke Peru batal sebagai penyelenggara Piala Dunia U-17, FIFA menyebutkan alasan bahwa pemerintah Peru bersama federasi sepak bola negara itu tidak mampu menyiapkan infrastruktur. Dan FIFA mencari tuan rumah baru bagi penyelenggaraan ini.
Situasi ini menjadi secercah harapan bagi Indonesia. Secara infrastruktur sudah siap, dengan enam stadion.
KESIMPULAN
Berdasarkan penelusuran Metro Suara.com, sama sekali tidak ditemukan materi atau tayangan seperti disebutkan dalam judul, bahwa Indonesia menolak keputusan FIFA.
Seperti disebutkan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang dimuat di berbagai media terverifikasi, termasuk Suara.com, bahwa Indonesia menghormati keputusan FIFA.
Senada, untuk penjelasan Piala Dunia U-17, diberikan sanksi berupa "lampu kuning" Indonesia sangat berterima kasih. Dan seperti disebutkan Exco Arya Sinulingga, juga antara lain ditulis di kanal Bola Suara.com, bahwa tidak ada pembicaraan antara Indonesia dan FIFA untuk bidding Piala Dunia U-17.
Dan video tentang Presiden Joko Widodo bersama wakil berbagai negara yang diunggah sama sekali tidak berhubungan dengan keputusan bersama penolakan FIFA.
Video berisi konten yang dimanipulasi dan masuk kategori hoax atau bohong.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Polisi Temukan Bukti Pencucian Uang di Rumah Raffi Ahmad, Kini Ia Resmi Tersangka?
-
CEK FAKTA: Nagita Slavina Gerak Cepat untuk Selamatkan Raffi Ahmad dari Apa?
-
CEK FAKTA: Temukan Kejadian Menakjubkan di Malam Lailatul Qadar, Profesor Ini Langsung Mantap Mualaf
-
CEK FAKTA: Sosok Ini Bongkar, Venna Melinda Cuma Akting!
-
CEK FAKTA: Pemain Sepak Bola Calon Naturalisasi Justin Hubner Mengubah Keputusan, Sekarang Mau Masuk Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
Terkini
-
Jelang Puncak Mudik, Kendaraan Keluar Jabodetabek Naik 14 Persen
-
Tak Perlu Gengsi, Ini Keutamaan Minta Maaf Duluan saat Lebaran
-
Petaka Lampu Merah Bojong: Jeritan di Bawah Badan Truk 2 Nyawa Melayang
-
Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang
-
Review Film Dead Man's Wire: Thriller Penyanderaan Mencekam Berbasis Fakta!
-
Bek Kanan Persija Kelewat Berani, Dewa United Manfaatkan Ruang Kosong
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
5 Mobil Keluarga untuk Dipakai Lama: Keluaran Tahun 2000an yang Pajaknya Nggak Bikin Degdegan
-
Suhu Jakarta Tembus 35,6 Derajat Celsius, Warga Diimbau Waspada Risiko Heat Stroke
-
Garuda Indonesia Jalankan 11 Strategi Transformasi, Bidik Pemulihan Kinerja