Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo diminta untuk tidak malu mengemban tugas sebagai petugas partai saat ditunjuk sebagai calon presiden dari PDIP.
Pesan ini disampaikan Ketua DPC PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo kepada Ganjar Pranowo setelah Gubernur Jawa Tengah itu diumumkan sebagai capres oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
"Pesan saya ke beliau siap menjalankan sebagai petugas partai, jangan malu sebagai petugas partai," kata Rudy di Solo, Jumat (21/4/2023).
Ia berpesan kepada Ganjar untuk selalu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
"Karena pemimpin adalah pelayan, bukan penguasa," katanya.
Sebelumnya PDIP telah mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dalam pemilihan umum 2024 di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat.
Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati, ditemani oleh Presiden Joko Widodo dan sederet petinggi partai banteng tersebut.
"Menetapkan saudara Ganjar Pranowo, sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," kata Megawati dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung di Youtube tersebut.
Predikat petugas partai juga pernah disematkan kepada Presiden Jokowi saat ia dinominasikan PDIP sebagai calon presiden pada 2014 silam. Istilah petugas partai itu juga berkali-kali ditegaskan oleh Megawati untuk Jokowi dan para pejabat publik dari PDIP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami
-
Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama
-
PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan
-
Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah