Oknum anggota TNI yang menendang pegendara motor ibu-ibu saat tengah berboncengan dengan anaknya akhirnya terungkap.
Pihak TNI Angkatan Udara (AU) mengkonfirmasi bahwa pelaku penendang ialah anggota Detasemen Pertahanan Udara 471/Kunta Wijayandanu (atau Denhanud 471 Kopasgat).
"Anggota tersebut adalah Praka ANG, Anggota Denhanud 471," tulis akun Instagram @militer.udara seperti dilihat dari unggahan Bekasi24jam--jaringan Suara.com
Disebutkan bahwa Praka ANG saat ini sudah mendapat sanksi displin dari atasannya. Pihak TNI AU juga berusaha mencari alamat si ibu untuk meminta maaf secara langsung.
"Saat ini ybs sudah mendapat sanksi displin dari atasannya. Dandenhanud 471 juga sedang mencari ibu tersebut utk meminta maaf secara langsung," tulis akun @militer.udara.
Sebelumnya beredar video pria yang kenakan seragam TNI tendang ibu-ibu yang sedang mengendarai motor viral di media sosial.
Dari narasi video yang viral di sosial media tersebut aksi tak terpuji pria tersebut terjadi di wilayah Pondok Gede, Bekasi.
Dilihat dari akun @Infojawabarat, diceritakan kejadian itu bermula saat ibu tersebut tiba-tiba mengerem mendadak karena kendaraan yang berada di depannya. Namun anggota TNI yang berada di belakangnya tampak ikut ngerem mendadak hingga terjadi tabrakan,
Merasa kesal, oknum anggota TNI tersebut tampak menendang motor ibu-ibu yang berboncegan dengan anaknya tersebut sampai dua kali hingga hampir terjatuh.
Baca Juga: Kaget Sudah 100 Laga Bareng AS Roma, Jose Mourinho Akui Bahagia Latih Giallorossi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta