Narasi menyatakan pemerintah Turki eksekusi para kontraktor yang disebut-sebut mengganti peranti penyerap energi gempa untuk gedung.
Seismic damper atau peredam seismik adalah salah satu metode yang paling efisien untuk menghilangkan energi seismik saat terjadi gempa bumi. Peredam ini bekerja dengan cara menghilangkan energi kinetik melalui gesekan.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, beredar sebuah video menunjukkan penembakan terhadap banyak orang yang dilakukan oleh beberapa orang berpakaian baju militer.
Judulnya, "Video Pemerintah Turki Eksekusi Kontraktor yang Menyebabkan Bangunan Runtuh Saat Gempa Turki Januari 2023".
Narasinya menyebutkan, "Pemerintah Turki menembak semua kontraktor yang mengabaikan standar saat membangun, dibayar pemerintah untuk mengadopsi teknologi anti gempa (seismic damper) di fondasi bangunan tetapi kontraktor menggunakan ban mobil, pemerintah mengambil tindakan memasukkan semua kontraktor dalam ban yang sama dan membakar tubuh mereka. Beginilah akhirnya korupsi."
PENJELASAN
Pemerintah Turki diklaim melakukan penembakan kepada semua kontraktor yang mengabaikan standar pembangunan dalam instalasi teknologi anti gempa atau sismic damper yang mengakibatkan sebagian besar bangunan hancur saat Gempa Turki pada Januari 2023.
Setelah ditelusuri Turnbackhoax.id, faktanya video adalah video pembantaian yang diambil di Suriah pada saat perang saudara 2013. Dilansir dari AFP, ditemukan tangkapan layar yang identik pada video itu dalam sebuah artikel yang mengulas genosida Suriah 2013.
Pemerintah Turki memang memproses hukum setelah menemukan adanya dugaan tindak kriminal yang dilakukan oleh pengembang kontraktor karena banyaknya bangunan yang tidak sesuai standar sehingga menyebabkan banyaknya kerusakan yang sangat parah saat gempa pada Januari 2023. Namun video tadi tidak ada kaitannya dengan proses hukum ini.
KESIMPULAN
Video pemerintah Turki mengeksekusi kontraktor yang menyebabkan bangunan runtuh saat Gempa Turki pada Januari 2023 adalah tidak benar.
Video ini memiliki konten dengan kategori menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Akun Fans Klub Alphard Bagi-Bagi Hadiah Toyota Hilux Double Cabin?
-
CEK FAKTA: Mantan Presiden Barack Obama Dapat Tugas Diplomasi Utusan Khusus dan Pindah ke Negara Kelahiran Ayahnya?
-
5 Penyerang Timnas Indonesia U-22 yang Siap Menggila di SEA Games 2023, No.1 Top Skor Edisi 2021
-
CEK FAKTA: Barang Mengejutkan Ini Jadi Bukti Kamarudin Simanjuntak Kuliti Putri Candrawati, Skak Mat!
-
Profil Rob Gier, Pelatih Filipina U-22 Rival Indra Sjafri di SEA Games 2023
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Viral Minta Uang ke Sopir Pakai Seragam Polisi, Eks Bripka di Lubuk Linggau Ditangkap
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Mulai Hari Ini, Isi Solar Subsidi di 10 SPBU Palembang Wajib Ikuti Aturan Baru
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Mobil Masuk Kolong Truk Mogok di Bypass Palembang, Begini Kronologi Kecelakaannya
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK