Narasi menyebutkan bahwa Barack Obama bakal pindah ke Kenya pada pertengahan tahun ini.
Barack Obama, Presiden Amerika Serikat ke-44 lahir di Hawaii pada 4 Agustus 1961 dari ayah asal Kenya dan ibu Amerika berlatar belakang keturunan Jerman, Swiss, Irish, dan Welsh.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, sebuah akun Twitter mengunggah narasi bahwa suami dari Michelle Obama itu bakal pindah ke tanah kelahiran ayahnya. Sumbernya adalah berita yang dipublikasikan furtherafrica.com.
Dalam narasinya, dituliskan, "Why is Obama REALLY relocating to Kenya in June… this seems like one heck of a coincidence… fleeing the US? Obama is resettling in Kenya as Special Envoy for US Diplomacy-he said "makes me truly grateful as I pay tribute to the land of my father & forefathers". Stay tuned… super sketch….
Atau terjemahannya, "Mengapa Obama BENAR-BENAR pindah ke Kenya pada bulan Juni… ini sepertinya kebetulan… melarikan diri dari AS? Obama bermukim kembali di Kenya sebagai Utusan Khusus untuk Diplomasi Amerika Serikat-ia menyatakan, "membuat saya benar-benar bersyukur karena saya memberikan penghormatan kepada tanah ayah & leluhur saya". Nantikan… sketsa super….
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, kabar ini berawal dari artikel main-main yang menyatakan Barack Obama akan pindah ke Kenya pada Juni ini yang dipublikasi oleh standardmedia.co.ke.
Tulisan itu adalah bagian dari lelucon April Mop yang biasanya dilakukan setiap 1 April. Buktinya terlihat di akhir kalimat artikel yang menyatakan, "Disclaimer: This was an April Fools Day Story. GOTCHA!!!" atau "Kena deh, ini adalah kabar yang termasuk April Mop".
Akan tetapi, artikel ini telah tersebar di berbagai sosial media, dan banyak pengguna sosial media yang mempercayai kabar itu. Termasuk yang diunggah di Facebook dan Instagram.
Faktanya, tidak ada kabar resmi dari pihak Barack Obama terkait pindah ke Kenya dalam rangka menjadi Utusan Khusus negerinya.
Dan artikel asli juga sudah menyatakan bahwa berita masuk kategori April Mop.
KESIMPULAN
Kabar memiliki isi atau konten yang menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Mahfud MD Direstui Jokowi Jadi Cawapres Anies Baswedan, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Malam Takbiran Amanda Manopo Mualaf, Habib Ja'Far Jadi Saksi
-
CEK FAKTA: Alhamdulillah, Usai Dua Adiknya Mualaf, Nathalie dan Sule Pamer Surat Rujuk
-
CEK FAKTA: Putri Delina Ogah Ayahnya Nikah Lagi, Nathalie Holscher Maju Menemui Pacar Baru Sule
-
CEK FAKTA: Tengah Ziarah di Makam Keluarga, Gus Miftah Diciduk Polisi karena Kasus Pencucian Uang?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota