/
Rabu, 26 April 2023 | 20:00 WIB
Jalan tol dan rekayasa lalu-lintas, sebagai ilustrasi ([ANTARA/Muhammad Zulfikar])

Mulai one way, contra flow, sampai ganjil genap diterapkan untuk kelancaran arus balik ke Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

Jasa Marga mencatat total kendaraan di Ruas Tol wilayah Jabotabek yang menuju Jakarta pada H+1 (24/4/2023) mencapai 222.326 kendaraan atau meningkat 68,17 persen dibandingkan volume lalu-lintas harian normal, yaitu 132.201 kendaraan. Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2022, total volume ini meningkat 13,75 persen dengan total 195.453 kendaraan.

Dikutip dari kanal News Suara.com, jumlah kendaraan menuju Ibu Kota Jakarta ini adalah angka kumulatif arus lalu-lintas dari Gerbang Tol (GT) Halim Jalan Tol Dalam Kota, GT Cikunir 4 & Cikunir 6 Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), dan GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi.
 
Untuk distribusi lalu-lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 131.170 kendaraan (59 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 48.902 kendaraan (22 persen) dari arah Barat (Merak), dan 42.254 kendaraan (19 persen) dari arah Selatan (Puncak).

Untuk memperlancar arus balik mudik atau milir Lebaran 2023 ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperpanjang masa rekayasa lalu-lintas pada masa mudik dan arus balik.

Terdapat tiga rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Kemenhub dan Kepolisian RI, yaitu sistem satu arah (one way), contra flow, serta ganjil genap.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Hendro Sugiatno mengatakan, awalnya, tiga sistem itu berakhir pada Selasa (25/4/2023), akan tetapi kini diperpanjang hingga Jumat (28/4/2023).

Keputusan ini berdasar Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub dan Korps Lalu Lintas Polri yang menerbitkan Keputusan Bersama Nomor: KP-DRJD 2617 Tahun 2023, Nomor: SKB/49/ IV/2023 Tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan Selama Masa Arus Balik Angkutan Lebaran Tahun 2023/ 1444 H.

"Kami juga melakukan penambahan waktu bagi sistem satu arah (one way) mulai dari KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung) sampai dengan KM 72 (Cikampek), sistem jalur/lajur pasang surut/tidal flow (contra flow) pada KM 72 (Cikampek) sampai dengan KM 47 (Karawang Barat), serta sistem ganjil – genap mulai dari KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung) sampai dengan KM 47 (Karawang Barat) mulai Rabu 26 April 2023 sampai Jumat, 28 April 2023 setiap pukul 08.00 sampai dengan pukul 24.00," jelas Hendro Sugiatno.

Ia menyatakan ketentuan skema lalu-lintas satu arah, contra flow, dan ganjil genap ini tetap berlaku saat puncak arus balik seperti ketentuan semula.

"Oleh karena itu, kami minta bagi masyarakat yang akan kembali atau melakukan perjalanan arus balik ini dapat mengatur waktu perjalanan dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Jika nanti terjadi perubahan arus lalu-lintas, maka ketentuan akan tetap mengikuti diskresi Kepolisian," pungkas Hendro Sugiatno.

Load More