/
Minggu, 07 Mei 2023 | 15:56 WIB
Erick Thohir di BNI Amsterdam

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menanggapi soal isu digadang menjadi calon wakil presiden (cawapres) untuk pemilihan presiden atau Pilpres 2024 mendatang.

Ia menilai dukungan itu adalah bentuk apresiasi. Hanya saja pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) ini mengaku masih ingin fokus pada pekerjaannya ketimbang berpolitik.

“Saya sudah sampaikan, kan, kembali kita harus bukti kerja dulu. Jangan kita terjebak pola pikir pencitraan, tetapi tidak ada manfaatnya buat masyarakat,” kata Erick Thohir, dikutip dari Suara Denpasar - jaringan Suara.com, Minggu (7/5/2023).

Ia menegaskan kalau saat ini dirinya memiliki visi yang sama dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), yakni memastikan BUMN terus berkontribusi ke masyarakat.

“Saya terus konsisten, saya tegak lurus dengan Jokowi. Saya sudah sampaikan akan memastikan BUMN terus berkontribusi untuk keuangan negara dan ekonomi masyarakat,” lanjut dia.

Saat ditanya apakah menjadi peluang cawapres untuk Prabowo Subianto atau Ganjar Pranowo, ia menjawab kalau dirinya bakal tegak lurus dengan Jokowi.

“Saya rasa, saya akan tegak lurus dengan bapak presiden (Jokowi),” pungkasnya.

Sekadar informasi, diusungnya nama Erick Thohir sebagai cawapres ini diungkap oleh Wakil Ketua PAN Yandri Susanto dalam sambutan di Harlah dan Rapat Kerja Nasional PB Al-Khairiyah di Gedung Nusantara IV, kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (6/5/2023).

“Bang Erick memang salah satu nama yang diusung di Rakernas PAN. Satu-satunya menteri, yang lain kan ada gubernur, unsur partai politik, dan ada unsur yang lain,” kata Yandri Susanto.

Ia mengungkapkan turut mendoakan Erick Thohir agar bisa menjadi wakil presiden dalam Pemilu 2024 nanti.

“Republik ini butuh sosok Bang Erick Thohir, saya mendoakan insyaallah besok menjadi wakil presiden. Saya tulus ikhlas bersama beliau,” katanya.




Load More