Beredar video lawas saat Lucky Hakim hadir dalam acara perayaan 1 Suro yang digelar oleh Pondok Pesantren Al Zaytun.
Pada momen itu, pria yang telah mengundurkan diri dari jabatan mantan Wakil Bupati Indramayu tersebut bahkan terlihat mencoba mengikuti salam yang biasa digaungkan oleh warga Al Zaytun.
Dilihat dari unggahan akun Instagram @ndorobei.official, tampak momen ketika Lucky Hakim mencoba mengikuti ucapan salam yang dipimpin oleh Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.
"Saya mengajak saudara untuk mengucapkan salam yang tidak Assalamualaikum saja sambil kita bernyanyi," ujar Panji Gumilang yang berdiri di podium, dikutip Selebtek.suara.com.
Panji Gumilang lantas meminta para hadirin berdiri dan mulai menyanyikan salam yang berbunyi "Hanevu Shalom Aleichem". Di momen ini, tampaklah raut kebingungan Lucky Hakim. Namun, politikus kelahiran 1978 tersebut tetap mencoba mengikuti nyanyian warga Al Zaytun.
Lantaran namanya disorot gara-gara sedang mengikuti salam Ponpes Al Zaytun, Lucky Hakim pun langsung memberikan klarfikisi. Ia menjelaskan bahwa momen tersebut terjadi saat dirinya menjadi kepala daerah Indramayu.
"Itu tahun lalu waktu saya masih jadi kepala daerah di Indramayu dan diundang sebagai kepala daerah," kata Lucky Hakim dikutip dari kolom komentar unggahan @ndorobei.official.
Lucky Hakim menerangkan bahwa dirinya sama sekali tidak mendalami kurikulum dan teknis pengajaran Ponpes Al Zaytun.
"Di dalam pesantren ada tanah garapan pertanian modern dan peternakan modern, selebihnya saya tidak terlalu mendalami kurikulum dan apapun tentang teknis pengajaran. Jadi mungkin bisa ditanyakan langsung ke pihak al zaitun bilamana ada yang mau tau tentang metode dan ajarannya," pungkasnya.
Baca Juga: Ketika Bos BRI Bicara Kopi di Indonesia Coffee Festival 2023
Video unggahan ini juga ramai beragam komentar dari netizen. Netizen mempertanyakan mengapa pondok pesantren tersebut tak kunjung dibubarkan oleh pihak terkait.
"Kenapa mereka masih tidak dibubarkan dan masih eksis sampai sekarang? Karena mereka bukan HTI dan FPI," komentar netizen.
"Yang kayak gini nggak ada yang berani negur padahal jelas-jelas agak lain. Kasus @linamukherjee_ yang makan dia, yang nelan dia, cuma caranya aja beda diheboh-hebohin sampai dipidana, memang agak lain negara wakanda," timpal netizen lain.
"Ke mana Kementerian Agama, MUI? Harus segera dibubarkan ini, menyesatkan umat," imbuh netizen lain.
"Berani nggak banser bubarin pengajian yang jelas-jelas sesat secara nyata ini," komentar netizen lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Rangkuman Hal Absurd Gubernur Lampung Usai Didatangi Jokowi: Tak Tahu Nama Jalan, Tepuk Tangan, hingga Salahkan Pengusaha
-
Usai Lampung Kini Muncul Kritik 'Bima' Versi Aceh, Sebut Pemerintah Koruptor dan Tak Akan Maju
-
Ada-ada Saja Tingkah Bapak Ini, Botol Saus Mau Dikapak Cuma karena Isinya Susah Keluar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026