/
Jum'at, 19 Mei 2023 | 19:26 WIB
Ilustrasi tiket nonton konser ([unsplash].)

Bagi yang mengalami penipuan diimbau lapor sehingga bisa ditangani maksimal.

Salah satu band asal Britania Raya, Coldplay akan manggung di Indonesia pada November 2023. Tiket dipasarkan secara war online tiga hari (17-19/5/2023). Selain itu, beredar pula penjualan melalui media sosial dalam bentuk jasa titip atau jastip.

Dikutip dari kanal News Suara.com, Bareskrim Polri tengah menyelidiki kasus dugaan penipuan penjualan tiket konser Coldplay yang dilakukan melalui media sosial.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Brigjen Pol Adi Vivid menyatakan telah mengetahui adanya penipuan penjualan via media sosial lewat patroli siber. Pihak Kepolisian pun melakukan penyelidikan untuk membekuk pelakunya.

"Atas temuan tersebut kami sedang lakukan penyelidikan untuk mendalami dugaan penipuan yang terjadi," jelas Brigjen Pol Adi Vivid pada Kamis (18/5/2023).

Ia belum mengungkapkan siapa pihak yang diduga dalam penipuan penjualan tiket konser Coldplay lewat media sosial itu. Namun,   korban diminta melapor kepada Polisi agar bisa ditangani lebih maksimal.

"Kami juga akan mengundang penyedia jasa penjualan tiket resmi untuk mendapatkan keterangan dalam mendukung pengungkapan dugaan penipuan tiket online," lanjut Brigjen Pol Adi Vivid.

Sebelumnya, viral di media sosial cuitan tentang dugaan penipuan penjualan tiket Coldplay yang dilayangkan akun Twitter @imyourpuduu.

Pemilik akun menyebutkan temannya ditipu salah satu akun bernama @findtrove_id.

Kisahnya, korban enggan mengikuti acara war pembelian tiket Coldplay. Sehingga menyewa jasa untuk membeli tiket konser atau jasa titip alias jastip. Tidak lama setelah korban mentransfer uang, pemberi jasa tidak bisa dihubungi.

"Jadi akun @findtrove_id udah nipu temen dan banyak orang lain, dia udah bikin temen gue rugi 1,2 jt dan banyak korban yang ruginya jauh lebih besar. Sekitar 50 jt lebih yang udah oknum ini tipu," demikian tulis akun @imyourpuduu.

Load More