Mario Dandy Satriyo dan AG dahulu pacaran dan terlibat dalam penganiayaan brutal atas anak korban D.
Kasus penganiayaan brutal yang terjadi pada Cristalino David Ozora Latumahina terjadi pada 20 Februari 2023. Ia mengalami cedera fisik dan mental sampai koma lebih dari 30 bulan. Tersangka kasus ini adalah Mario Dandy Satriyo dan si pacar, anak berhadapan dengan hukum AG atau AGH, serta Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan.
Dikutip dari kanal News Suara.com, AG kini menjalani visum yang dilaksanakan Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Tujuannya menyelidiki dugaan pencabulan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo.
Mangatta Toding Allo, kuasa hukum AG menyatakan penyidik juga telah memeriksa dua orang saksi dalam kasus ini.
"Berdasarkan perkembangan yang kami terima, sudah dilakukan visum terhadap anak AG dan sudah ada dua saksi yang diperiksa," paparnya pada Jumat (19/5/2023).
AG sebelumnya melaporkan Mario Dandy Satriyo ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pencabulan. Laporan dilakukan Senin (8/5/2023) dan diterima dengan Nomor: LP/B/2445/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko telah memastikan pihaknya akan menindaklanjuti laporan ini.
"Tentunya Polda Metro Jaya akan menindaklanjuti dengan penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Selasa (9/5/2023).
Sebelumnya AG telah dua kali melaporkan pacarnya itu--dan diklaim telah putus--kepada Polda Metro Jaya. Namun seluruhnya ditolak.
Laporan pertama pada Selasa (2/5/2023). Ditolak dengan alasan tindak pidana yang dimaksud harus dilaporkan oleh orangtua/wali daripada AG selaku korban, bukan penasihat hukum.
Sehari kemudian, Rabu (3/5/2023) AG kembali membuat laporan polisi yang diajukan penasihat hukum dan wali pelapor sesuai arahan Petugas Piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.
Namun ditolak dengan alasan perlu dilakukan visum terhadap AG terlebih dahulu yang saat itu tengah menjalani masa penahanan terkait kasus penganiayaan terhadap anak korban D.
Mangatta Toding Allo mengungkapkan dua laporan yang ditolak tadi karena adanya miskomunikasi. Namun persoalan telah terselesaikan setelah berdiskusi dengan Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rohman Yongky.
"Intinya laporan kami sudah diterima dan akan ditindaklanjuti segera oleh pihak kepolisian Polda Metro Jaya," jelasnya.
Untuk memperkuat laporan dugaan pencabulan, pihak AG menyatakan telah mengajukan delapan bukti.
"Sementara yang baru diterima tadi ada empat. Empat lagi nanti kami susulkan pada saat berita acara klarifikasi atau pemeriksaan pertama dari pelapor," jelas Mangatta Toding Allo di Polda Metro Jaya, Senin (8/5/2023).
Dalam laporan, kuasa hukum mempersangkakan Mario Dandy Satriyo dengan Pasal-Pasal 76D juncto Pasal 81 ayat (2) dan Pasal 76E juncto Pasal 82 ayat (1) Undang-undang Perlindungan Anak dan Pasal 6 huruf c juncto Pasal 15 ayat (1) huruf g Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).
Laporan ini dilayangkan atas sepengetahuan AG.
"Pelapor pencabulan terhadap anak itu sudah jelas merupakan tindak pidana. Jadi siapapun yang berhubungan badan baik mau sama mau, atau memang dipaksa itu memang merupakan tindak pidana. Itu sudah diatur di undang-undang kita," lanjut Mangatta Toding Allo.
"Jadi ketika teman-teman di masyarakat dipertanyakan apakah pencabulan suka sama suka, ya itu pidana juga. Jadi itu delik biasa yang seharusnya sudah diselidiki sebelumnya," tandasnya.
Adapun alasan mengapa AG baru melaporkan Mario Dandy Satriyo, kuasa hukum menyatakan kliennya sebelumnya tengah fokus menghadapi sidang terkait kasus penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora Latumahina atau anak korban D.
Laporan yang dilayangkan AG ini juga merujuk pada fakta dalam persidangan kasus penganiayaan brutal anak korban D. Di mana dalam persidangan terungkap adanya beberapa kali pencabulan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo terhadap kliennya.
"Kami kemarin fokus persidangan dan kami baru mendapatkan ini fakta persidangan saat sudah ada putusan. Jadi putusan juga menjadi salah satu bukti kami," tutupnya.
Berita Terkait
-
Nasib Nelangsa Mario Dandy: Mati-Matian Bela AG, Malah Berujung Dilaporkan Eks Pacarnya
-
Apa Itu Statutory Rape? Dilaporkan AG Soal Dugaan Pencabulan yang Dilakukan Mario Dandy
-
Takut Dijadikan Senjata Oleh Mario Dandy Selama Sidang, Ayah David Ozora Mulai Batasi Postingan Soal Anaknya
-
5 Fakta AG Laporkan Mario Dandy Soal Dugaan Pencabulan, Sempat Dua Kali Ditolak
-
Polda Metro Jaya Pastikan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pencabulan Mario Dandy Terhadap AG
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Kolaborasi Motul dan Von Dutch Rayakan Budaya Kustom Lewat Kampanye Lifestyle Otomotif
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan
-
Bukan Hobi Biasa, Ini 5 Sensasi Sport Fishing di Laut yang Bikin Para Mancing Mania Ketagihan
-
Jadi Destinasi Baru Bulan Agustus, Styles Land Ajak Pengunjung Eksplorasi Dunia Kreatif di Jakarta
-
6 Weton Tibo Pati: Harus Rasakan Kesulitan Rezeki Sebelum Akhirnya Sukses Bergelimang Harta