Rumah tangga Arya Saloka dan Putri Anne semakin disorot publik setelah isu perceraian mencuat. Terlebih, telah beredar diduga surat perceraian keduanya.
Belakangan ini, bahkan tersiar kabar bahwa Arya Saloka blak-blakan mengakui statusnya yang sudah bujang. Dengan kata lain, ia telah bercerai dari Putri Anne.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube SAN Channel yang mengunggah video berjudul "Arya Saloka Blak-blakan Mengakui Statusnya Sudah Bujang, Benar-benar Cerai?"
Sementara itu, pada thumbnail video terdapat keterangan berbunyi, "Bukti Cerai Semakin Kuat, Arya Saloka Blak-blakan Mengakui Sudah Membujang" ditambah dengan keterangan bahwa Amanda Manopo menjadi ibu hamil.
Terlihat pula foto Arya Saloka yang dijadikan kolase bersama Amanda Manopo.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 7.300 penayangan. Lantas, benarkah Arya Saloka secara terang-terangan mengaku statusnya telah bujang?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 3 menit 21 detik tersebut, tidak ada pernyataan resmi maupun bukti valid yang menyatakan bahwa Arya Saloka mengakui statusnya sudah bujang.
Dalam video itu, terlihat Arya Saloka yang sedang bercanda dengan rekannya. Pemeran Aldebaran itu memang terdengar mengucapkan kalimat "Lagi membujang nih" kepada rekannya. Namun, respons lawan bicaranya tersebut disensor tanpa suara.
Narator kemudian menjelaskan perihal Arya Saloka yang sering cuti dari Ikatan Cinta serta Amanda Manopo yang hengkang dari sinetron tersebut.
Tetapi, hingga akhir video tidak ditemukan penjelasan dari sumber kredibel terkait klaim Arya Saloka blak-blakan mengaku bahwa dirinya sudah bujang.
Hingga kini, belum ada klarifikasi dari Arya Saloka maupun Putri Anne terkait rumor yang beredar.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Arya Saloka mengaku sudah membujang secara terang-terangan merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Apakah Indonesia Aman dari Perang Dunia Ke-3? Persiapkan Diri, Situasi Global Makin Memanas
-
Siapa Pengganti Ali Khamenei? Pemimpin Tertinggi Iran Tewas Diserang Rudal
-
Kemenkeu Kantongi Rp 14,15 Triliun dari Penunggak Pajak Jumbo
-
Sriwijaya FC Terdegradasi ke Liga 3, Kekalahan dari Sumsel United Jadi Penentu Musim
-
Ini Alasan MUI Kutuk Serangan Israel, Desak Pemerintah Indonesia Keluar dari BoP
-
Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files
-
Tablet Premium Vivo Pad 6 Pro Siap Rilis, Andalkan Chipset Tergahar Snapdragon
-
Ali Khamenei Gugur, Anwar Abbas Sebut Donald Trump Bandit Terbesar Abad Ini
-
Pelaku Pembunuhan Gajah dengan Kepala Terpotong di Pelalawan Ditangkap
-
Hamas Berduka atas Gugurnya Ali Khamenei, Kutuk Agresi Militer AS-Israel ke Iran