Penyanyi Nindy Ayunda menyampaikan pernyataan ini kepada para jurnalis.
Nindy Ayunda (NA) adalah penyanyi yang kembali dipanggil penyidik bareskrim Mabes Polri untuk diperiksa kedua kalinya sebagai saksi kasus senjata api Dito Mahendra (DM).
Dikutip dari kantor berita Antara, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyatakan bahwa masalah DM atau MDS, di mana NA telah diambil keterangan diperiksa pada Jumat (26/5/2023) belum selesai. Sehingga hari ini, Rabu (31/5/2023) NA diperiksa kembali.
Sedangkan keberadaan Dito Mahendra sampai saat ini masih dalam proses pencarian penyidik.
Dalam pemeriksaan hari ini, Nindy Ayunda menjawab 40 pertanyaan penyidik dalam pemeriksaan delapan jam.
Daniel Soni Pardede, pengacara Nindy Ayunda saat ditemui selesai pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta menyatakan kliennya telah memberikan keterangan yang sebenarnya kepada penyidik terkait Dito Mahendra.
"Sekitar 40 pertanyaan sudah Nindy jawab, tapi kembali lagi, sikap kami sejak awal karena materi pemeriksaan tidak bisa dibuka semua karena untuk kepentingan penyidikan," ujar kuasa hukum.
Nindy Ayunda didampingi tim kuasa hukumnya menjalani pemeriksaan untuk kedua kalinya dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, dan selesai pukul 19.10 WIB.
"Mbak Nindy tidak pernah memberikan pertolongan apapun kepada Dito, sehingga dia (Dito) tidak bisa ditemukan sekarang," tandas Daniel Soni Pardede.
Pengacara Nindy juga menegaskan, kliennya tidak pernah terkait dan terlibat ataupun mengetahui adanya senjata api di rumah Dito Mahendra.
Sedangkan Nindy Ayunda memberikan pernyataan kepada jurnalis, "“Sudah disampaikan ke penyidik, kami tidak bisa buka lagi lebih dalam karena itu nanti kewenangan penyidik."
Berita Terkait
-
Terseret Dua Kasus Hukum Dito Mahendra, Nindy Ayunda Berharap Semuanya Cepat Selesai
-
Bukan Istri, Kenapa Nindy Ayunda Terseret Kasus Dugaan Kepemilikan Senjata Ilegal Dito Mahendra?
-
8 Jam Diperiksa, Nindy Ayunda Dicecar Kasus Kepemilikan Senjata Api Ilegal Dito Mahendra
-
Nindy Ayunda Tenteng Tas Mewah dengan Penampilan Serba Pink Saat Penuhi Panggilan Bareskrim
-
Dua Kali Diperiksa Kasus Dito Mahendra, Nindy Ayunda Pakai Kemeja Pink saat Datangi Bareskrim
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati