/
Minggu, 11 Juni 2023 | 12:52 WIB
Jonathan Latumahina, ayah dari korban penganiayaan. ((Facebook Jonathan Latumahina))

"Bagaimana bisa mobil yang ditahan karena bagian dari barang bukti, keluyuran dipakan untuk jemput saksi," ungkapnya keheranan.

Tidak sampai di situ, pihak ayah David Ozora itu makin keheranan setelah mengetahui bahwa malamnya, mobil tersebut kembali dengan AG yang mengendarinya.

"AG 15 tahun, punya SIM nggak ya kira-kira?" tuturnya.

Bahkan, dari penelusurannya, mobil Rubicon itu pelat mobilnya telaha diganti.

"Sebelumnya B 120 DEN malamnya menjadi B 2571 PBP dan jawaban polisi nggak ada penggantian, dan mobilnya tetap ada kok," beber Jonathan Latumahina.

Menurutnya, tidak semua orang berani melakukan semua hal yang dilakukan pihak Mario Dandy.

"Yang berani kayak gitu orang-orang yang punya privillege khusus," pungkasnya.

Load More