Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah memang kerap menerima komentar miring dari warganet. Namun kemarahan mereka tak bisa dibendung ketika sang anak pertama, Ameena Hanna Nur Atta, yang malah menjadi sasaran komentar buruk warganet.
Banyak kata-kata kasar yang dilontarkan warganet tersebut kepada Ameena, termasuk mengejek sang balita cantik sebagai seorang penderita down syndrome.
Yang membuat publik lebih miris, pelaku perundungan itu ternyata seorang istri polisi. Bahkan parahnya, kini sang pelaku malah menolak untuk meminta maaf kepada Atta dan Aurel.
Hal ini seperti diceritakan Aurel dan Atta dalam video unggahan akun Instagram @lambenyinyir_official.
"Tadinya kita mau kayak, 'Ya udah deh'. Cuma kok semakin ke sini kayak semakin parah gitu, makin terus-terusan dan ibaratnya kayak nantangin lah, maksudnya kayak nggak ada takut-takutnya," ungkap Aurel, seperti dikutip pada Senin (12/6/2023).
Aurel sendiri mengaku terkejut ketika mengetahui identitas di balik pemilik akun yang sudah menghina Ameena tersebut, yakni seorang istri polisi.
Namun bukannya sang pelaku, justru suaminya lah yang sudah meminta maaf secara langsung kepada Atta dan Aurel.
"Sebenarnya lawyer-ku itu kemarin udah ke (tempat pelaku), karena mereka adanya di Padang kan, disamperin, dan kita juga udah proses bawa lebih lanjut (ke ranah hukum)," beber Aurel.
"Jadi suaminya sudah minta maaf. Bahkan kemarin lawyer-nya sempat teleponan sama si ibu, ibu tersebut malah marah-marah. Dia bilang, 'Ya kenapa cuma saya? Banyak kok yang ngata-ngatain!'" sambungnya.
Baca Juga: 9 Potret Rumah Putri Ariani di Jogja, Bergaya Klasik Serba Kayu
Aurel seketika melawan pembelaan perundung anaknya tersebut, apalagi karena setelah dicek tidak ada akun lain yang tega mengatai Ameena sepertinya.
Selain itu, pelaku juga terindikasi sengaja mengganti-ganti nama penggunanya demi berkali-kali mengatai Ameena di media sosial.
Anak sulung Anang Hermansyah dan Krisdayanti itu pun masih sempat berusaha memaafkan sang pelaku dengan memberi satu kali lagi kesempatan via telepon.
"(Tapi) orangnya nggak mau ngomong gitu, (seolah) dia nggak mau mengakui dia itu salah, menurut dia itu bener yang diomongin itu," kata Aurel.
Padahal menurut Aurel, dirinya berkenan menempuh jalur damai apabila sang pelaku mau meminta maaf. Namun Aurel malah mendapati ibu-ibu bhayangkari dan guru tersebut merasa yang dilakukannya benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan