/
Kamis, 15 Juni 2023 | 00:56 WIB
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan permintaan 80 kursi kelas bisnis dari DPR untuk naik haji. (Dok. MCH 2022)

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan ada permintaan mempersiapkan 80 kursi kelas bisnis untuk anggota DPR yang pengin naik Haji. Permintaan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPR ke Irfan.

Irfan mengatakan ia belum tahu bisa menyanggupi permintaan tersebut atau tidak. Alasannya penerbangan haji tambahan perlu mendapat perizinan dari otoritas penerbangan sipil Arab Saudi alias General Authority for Civil Aviation (GACA).

Tim Garuda saat ini tengah berada di Arab Saudi untuk berusaha mendapatkan perizinan.

"Kemarin kami dihubungi Sekjen DPR untuk memastikan ada tambahan 80 anggota DPR untuk bisa berangkat haji. Kami belum bisa janjikan tambahan pesawat (karena) memang ini persoalan izin GACA Arab Saudi," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Rabu (14/6/2023).

Menurut Irfan, izin penerbangan haji dari GACA Arab Saudi berakhir pada 22 Juni 2023. Sedangkan, penerbangan haji di luar penerbangan reguler kemungkinan dilakkukan pada 23 Juni 2023.

"Mudah-mudahan kita bisa sediakan seat khususnya business class sesuai harapan bapak ibu di DPR," kata dia.

Irfan mengungkapkan, Garuda Indonesia pada tahun ini mendapat jatah mengangkut 104.000 calon jamaah haji pada penerbangan reguler dan 8.000 calon jamaah haji untuk penerbangan tambahan.

Di sisi lain, dia menilai, sejauh ini operasional dan layanan penerbangan haji masih lancar. Meskipun, Irfan mengakui adanya penundaan atau delay penebangan haji. 

Kendati begitu, tambah dia, Garuda Indonesia memberikan kompensasi kepada calon jamaah haji yang terdampak penerbangan yang delay.

Baca Juga: Raffi Ahmad Batal Naik Haji gegara Masalah Travel dan Visa: InsyaAllah Tahun Depan

"Kami sudah minta maaf ke Kemenag. Kita terjun langsung memberikan fasilitas dengan menyediakan hotel buat mereka yang tertunda," imbuh dia.

Load More