/
Rabu, 21 Juni 2023 | 17:02 WIB
Grab PHK 1000 pegawai pada Juni 2023. (Screenshot/ Tivan Rahmat)

Grab pada Selasa (20/6/2023) mengumumkan memangkas 1000 pegawai. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh CEO Grab Anthony Tan dalam email yang dikirim ke para pekerja.

Tan mengakui bahwa PHK yang dilakukan Grab itu adalah yang terbesar dalam sejarah perusahaan. PHK Grab itu berdampak pada 11 persen dari total tenaga kerja di perusahaan asal Singapura tersebut.

Dalam surat itu Tan mengatakan bahwa PHK dilakukan bukan sebagai jalan pintas agar perusahaan bisa meraup untung, tetapi sebuah langkah strategis untuk beradaptasi dengan bisnis yang berkembang pesat.

"Perubahan tak pernah secepat ini. Teknologi seperti AI bergerak sangat cepat. Biaya terus naik dan berdampak secara langsung pada persaingan bisnis," terang Tan seperti dilansir dari Reuters.

Sebelumnya dirumorkan bahwa Grab akan memangkas kurang dari 500 pegawai pada pekan ini. Tetapi pengumuman dari Tan mengejutkan karena jumlah pegawai yang di-PHK ternyata jauh lebih besar.

Grab yang beroperasi di Asia Tenggara sejak 2012 memang bersaing ketat dengan grup GoTo dari Indonesia di sektor layanan transportasi online dan pesan antar makanan serta paket.

GoTo sendiri pada tahun lalu sudah memangkas 12 persen pegawainya dan mengurangi lagi pekerja sebanyak 600 orang pada Maret kemarin.

Load More