/
Kamis, 22 Juni 2023 | 07:56 WIB
CEK FAKTA, apakah benar ada empat menteri dipecat akibat terlibat proyek BTS 4G? ([screenshot YouTube].)

Narasi berusaha meyakinkan ada empat menteri terlibat kasus pengadaan BTS.

Johnny G Plate adalah mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang terlibat dalam kasus korupsi pengadaan Base Transceiver Station atau BTS 4G.

Dikutip dari Turnbackhoax.id, di kanal YouTube akun bernama Kabar News mengunggah video berjudul, "GEGER PAGI INI || JOKOWI TAK MAIN2 PECAT 4 MENTRI YG TERLIBAT KASUS BTS, SUSUL PLATE KE PENJARA !!".

Diunggah pada 7 Juni 2023, thumbnail berupa foto suasana di Istana Negara Jakarta, dengan Presiden Joko Widodo tengah membacakan pengumuman, dan tampak beberapa orang berdiri di depannya, serta ada yang diambil sumpahnya.

Adapun tulisan penyertanya "BREAKING NEWS LIVE LANGSUNG DARI ISTANA JOKOWI PECAT 4 MENTRI INI, DIDUGA TERLIBAT KASUS BTS".

Narasi menyatakan Presiden Joko Widodo tidak main-main untuk memecat empat menterinya yang terlibat kasus korupsi pengadaan menara BTS 4G BAKTI Kominfo.

Disebutkan bahwa empat nama yang terlibat antara lain Sakti Wahyu Trenggono (KKP), Happy Hapsoro (Pengusaha/Suami Puan Maharani), anak Mensesneg Pratikno, dan Hasto Kristianto (Sekjen PDIP).

PENJELASAN

Setelah Turnbackhoax.id melakukan penelusuran, faktanya narator hanya membaca ulang artikel dari Kilat.com berjudul "Viral Nama-Nama dari Istana Diduga Terlibat Kasus Johnny G Plate, Refly Harun: Mereka Tidak Akan Bersuara".

Selain itu, nyatanya tidak semua nama yang disebutkan narator dalam video adalah jajaran menteri kabinet Presiden Joko Widodo.

Sampai saat ini, tidak ditemukan informasi resmi dan bukti valid mengenai pemecatan empat menteri oleh Presiden Joko Widodo atas kasus BTS 4G Kominfo.

KESIMPULAN

Video dengan judul "GEGER PAGI INI || JOKOWI TAK MAIN2 PECAT 4 MENTRI YG TERLIBAT KASUS BTS, SUSUL PLATE KE PENJARA !!" memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More