Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dikabarkan menjadi kunci kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Oleh karena itu, ia pun ikut dieksekusi mati bersama sang suami.
Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube INFO VIRAL yang mengunggah video berjudul "Jadi P£micu Kematian Josua, PC Ikut Di£ks£kusi bersama FS".
Sementara itu, dalam thumbnail video terlihat keterangan dengan narasi yang berbunyi, "JADI PEMICU PEMBUNUHAN JOSUA! PUTRI IKUT DIEKSEKUSI BERSAMA FERDI SAMBO".
Tampak sosok perempuan dan lelaki mengenakan baju tahanan dan dikawal oleh pihak kepolisian. Diduga keduanya adalah Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang akan dihukum mati.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 420 penayangan. Namun, benarkah Putri Candrawathi menjadi kunci dalam kasus pembunuhan berencana ini dan dieksekusi mati?
CEK FAKTA:
Klaim yang menyatakan bahwa Putri Candrawathi menjadi kunci kasus pembunuhan terhadap Brigadir J hingga vonis hukumannya berubah menjadi eksekusi mati adalah informasi salah.
Narator dalam video hanya menyampaikan informasi berulang terkait proses persidangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi serta motif pembunuhan yang masih dianggap abu-abu.
Tetapi hingga akhir video, tidak ada bukti akurat maupun pernyataan secara resmi yang menyebutkan bahwa Putri Candrawathi adalah kunci kasus dalam pembunuhan ini.
Faktanya, vonis hukuman Putri Candrawathi tidak berubah. Ibu Trisha Eungelica tersebut dijatuhi hukuman pidana penjara selama 20 tahun.
Selain itu, foto yang digunakan pun hanyalah hasil editan. Isi video di atas tidak memiliki hubungan dengan judul yang tertera.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Putri Candrawathi menjadi kunci kasus pembunuhan sehingga ikut dihukum mati bersama Ferdy Sambo merupakan berita bohong atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat