/
Sabtu, 24 Juni 2023 | 17:05 WIB
Pimpinan Ponpes Al Zaytun Indramayu Panji Gumilang memenuhi panggilan tim investigasi bentukan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Sate, Bandung Jumat (23/6/2023). (Antara)

Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Panji Gumilang mendatangi Kantor Gubernur Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung Jumat (24/6/2023) memenuhi panggilan tim investigasi yang dibentuk pemerintah terkait penyelidikan tudingan ajaran sesat di lembaga pendidikannya.

Panji Gumilang tiba di Gedung Sate lewat pintu belakang sekitar pukul 16.00 WIB dan sudah keluar kembali pada pukul 17.25 WIB. Ia keluar lewat pintu depan.

"Bagus, bagus," kata Panji saat ditanya wartawan usai keluar dari ruang rapat, sembari membawa sebuah buku.

Selepas perginya Panji Gumilang, perwakilan MUI Pusat di Gedung Sate mengaku kecewa karena ternyata tidak diladeni oleh Panji Gumilang. 

Panji Gumilang, kepada perwakilan tim investigasi mengatakan tak mau menemui perwakilan MUI Pusat, karena mereka tidak termasuk dalam tim yang dibentuk Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Sebelumnya Ridwan Kamil memang membentuk sebuah tim investigasi, yang dikelapai MUI Jabar, untuk melakukan tabayun ke Ponpes Al Zaytun Indramayu, menanggapi beredarnya tudingan soal ajaran sesat di lembaga tersebut.

"Kami kecewa, kita tahu bahwa tabayun itu maknanya meminta kejelasan tentang pernyataan-pernyataan itu agar ini semuanya bisa clear dan MUI bisa memberikan satu pandangan penilaian berdasarkan prinsip-prinsip ajaran Islam," kata dia.

Dia memastikan MUI akan segera menentukan langkah terkait persoalan Ponpes Al-Zaytun karena MUI telah memiliki data yang lengkap terkait keberadaan dan kegiatan Ponpes Al-Zaytun sejak tahun 2002.

 "MUI ini sudah memiliki fakta dan data yang sangat akurat dan ini bisa kita laporkan ke pimpinan untuk kemudian dibawa dalam Sidang Komisi Fatwa MUI, apakah itu sudah masuk dalam kategori penyimpangan, penistaan, penyesatan, penodaan agama atau tidak," kata dia.

Baca Juga: Ponpes Al Zaytun Diminta Ditutup, Mahfud MD: Enggak Boleh Sembarangan

Minta pertanyaan dan pulang

Sementara itu Ketua Tim Investigasi Badruzzaman M. Yunus mengklaim Panji Gumilang datang hanya untuk meminta waktu guna mempersiapkan jawaban dari sejumlah pertanyaan yang diberikan oleh tim.

"Tadinya, kami ingin mengklarifikasi apa yang beredar di masyarakat dan di media, tapi nampaknya beliau itu minta waktu kepada kami untuk mempersiapkan jawaban yang akan kami pertanyakan," kata Badruzzaman.

Badruzzaman mengatakan tim investigasi itu akan membuat laporan terkait pemanggilan Panji Gumilang. Menurut dia, pihaknya pun tidak bisa memaksa Panji untuk klarifikasi. Tim investigasi pun tidak memberi tenggat waktu bagi Panji untuk memberikan jawaban tersebut.

"Kami kan klarifikasi, enggak bisa memaksa. Beliau tidak mau, ya, bagaimana?" kata Badruzzaman.

Sementara itu, Sekretaris tim investigasi Rafani Achyar mengatakan pihak Ponpes Al-Zaytun hanya meminta daftar pertanyaan yang berisi empat poin untuk dijawab di kemudian hari. Rafani pun belum menyebut secara rinci pertanyaan tersebut karena bersifat sensitif. [Antara]

Load More