Bali dikabarkan tidak akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia U-17 yang akan digelar di Indonesia mulai pertengahan November tahun ini.
Seperti diwartakan Jumat malam (23/6/2023), FIFA mengumumkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17. Ini merupakan kabar gembira setelah FIFA membatalkan gelaran Piala Dunia U-20 yang sedianya dihelat di Indonesia Mei kemarin.
Lalu mengapa Bali tidak akan menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia U-17? Berikut tiga alasannya:
1. Insiden penolakan Timnas Israel
Alasan utama FIFA membatalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia adalah karena ada sejumlah pihak yang menolak keterlibatan Timnas Israel di dalamnya. Yang pertama kali menyatakan menolak Israel adalah Gubernur Bali, Wayan Koster.
PSSI punya alasan kuat tidak menjadikan Bali sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17, karena Wayan Koster saat menolak Israel sebenarnya juga melanggar komitmen yang ditekennya sebelumnya dengan pemerintah soal kesiapan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Dengan kata lain, Gubernur Bali I Wayan Koster tidak bisa dipegang komitmennya dan karenanya tak bisa lagi dipercaya.
2. Bali United
Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi salah satu stadion yang rencananya akan menggelar Piala Dunia U-20 2023. Karenanya, Bali United pun sempat mengungsi saat masa-masa persiapan ajang itu.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 dan Konser Coldplay Bentrok di SUGBK, Erick Thohir: Jangan Egois!
Namun kegagalan Piala Dunia U-20 2023 membuat Bali United bisa kembali dan bermain di stadion yang telah dikontraknya dalam jangka waktu lama.
Apalagi Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah menegaskan bahwa Piala Dunia U-17 tidak akan menghalangi kompetisi Liga 1 yang akan kembali dimulai pada Juli ini.
3. Turnamen kelompok umur
Piala Dunia U-17 2023 bukanlah turnamen yang masuk kategori turnamen bergengsi layaknya Piala Dunia U-20 ataupun Piala Dunia. Karena statusnya sebagai turnamen kelompok umur, PSSI bisa saja mengambil alternatif menggelar ajang tersebut di daerah lainnya.
Bisa saja karena gengsi turnamen ini yang tak begitu mentereng, PSSI akan memusatkan seluruh gelaran Piala Dunia U-17 2023 di Pulau Jawa untuk mengurangi beban anggaran akomodasi tim peserta.
Demikianlah tiga alasan Bali bisa tidak dipilih jadi tuan rumah Piala Dunia U-17. Menurut kamu, Bali layak enggak sih?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Cara Tukar Uang Baru di BRI, BNI, BCA untuk Lebaran 2026, Bawa Ini Biar Lancar!
-
Pemerintah Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah, Bahlil Minta Bank Biayai Hilirisasi
-
Xiaomi 17 Ultra Masuk Jajaran HP Kamera Terbaik Q1 2026, Kalahkan iPhone 16 Pro Max
-
Ziarah Jelang Ramadan di Denpasar: Pelestarian Tradisi di Tengah Terbatasnya Lahan Pemakaman
-
Bunga Matahari yang Gigih
-
Rilis 5 Maret 2026, Sinopsis Setan Alas: Teror Psikologis dan Kesunyian
-
BI Sumut Tutup Sementara Layanan Penukaran Uang Rusak hingga Uang Khusus, Berikut Jadwalnya!
-
Kembali Bernyanyi, Sulis Bawa Pesan Kemanusiaan untuk Palestina
-
Detik-Detik Angin Kencang Hantam Rejosari, 7 Fakta 30 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
-
5 Momen Tak Terlupakan di Konser Mahalini 'Koma', Visualisasi Apik hingga Kolaborasi Tak Terduga