/
Senin, 26 Juni 2023 | 13:41 WIB
Ilustrasi puasa Tarwiyah dan Arafah menjelang Idul Adha. (Freepik.)

Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1444 H akan jatuh pada Kamis (29/6/2023) mendatang. Namun hal ini berbeda dari Muhammadiyah yang menyatakan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu (28/6/2023).

Namun di luar urusan tanggal yang berbeda, umat Muslim sebaiknya tidak lupa melaksanakan dua puasa sunnah yang melekat, yakni puasa Tarwiyah dan Arafah.

Bila mengikuti tanggal yang ditetapkan pemerintah, maka puasa Tarwiyah akan dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah atau pada Selasa (27/6/2023).

Sementara puasa Arafah dikerjakan pada 9 Dzulhijjah alias pada Rabu (28/6/2023). Baru pada 10 Dzulhijjah-nya akan memasuki Hari Raya Idul Adha.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

Lantas seperti apa niat untuk mengerjakan ibadah puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah? Seperti dikutip dari Suara.com, berikut adalah niat lengkap puasa Tarwiyah dan Arafah:

1. Niat Puasa Tarwiyah

Niat ini dibaca pada saat malam hari sebelum tidur, dengan bacaan seperti berikut:

"Nawaitu shauma ghadin 'an adaai sunnati yaumit Tarwiyyati lillaahi ta'aalaa."

Baca Juga: Bolehkah Kurban Pakai Hewan Betina saat Hari Raya Idul Adha?

Yang artinya, "Aku niat puasa sunnah Tarwiyah besok hari karena Allah."

Namun seperti puasa sunnah lain, niat puasa Tarwiyah juga boleh dibaca setelah salat subuh dengan lafal bacaan seperti ini:

"Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala."

Yang artinya, "Aku niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."

2. Niat Puasa Arafah

Niat puasa Arafah dapat dibaca pada malam hari sebelum berpuasa, dengan bacaan seperti berikut:

Load More