Mario Dandy Satriyo bertemu dengan AGH di pengadilan, yang terjadi begini. Pacar atau mantan pacarnya itu tidak merespon sama sekali.
Di masa bahagia mereka dahulu, saat AG atau AG belum masuk bui khusus anak, dan proses peradilan bagi Mario Dandy Satriyo karena kasus penganiayaan berat berencana belum berjalan, dua orang ini pacaran. Si lelaki berusia 20 tahun, yang perempuan berusia 15 tahun.
Saat keduanya melakukan tindak pidana atas anak korban Cristalino David Ozora Latumahina, kuasa hukum AGH menyatakan kliennya sudah putus dari Mario Dandy Satriyo.
Alih-alih bubar, AGH lewat orangtua serta kuasa hukum melaporkan dugaan pencabulan telah dilakukan Mario Dandy Satriyo atas AGH.
Kini keduanya bertemu kembali dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Tentunya bukan dalam suasana saling merindukan, akan tetapi dalam proses peradilan karena keduanya memiliki peran mencelakakan Cristalino David Ozora Latumahina.
Dikutip dari kanal News Suara.com, Hakim Ketua Alimin Ribut Sujono memeriksa identitas AGH. Setelahnya, Hakim Alimin meminta saksi AGH, Chriswanda Oliver (37), dan Rafael Benitez (19) untuk diambil sumpah.
Jaksa menginterupsi kepada majelis hakim agar sidang digelar secara tertutup, sebab AGH adalah seorang anak di bawah umur.
Hakim Alimin Ribut Sujono meminta para pengunjung sidang untuk keluar dan meminta pendamping AGH masuk ke ruang sidang.
"Karena saksi masih di bawah umur sehingga sidang dilakukan secara tertutup, ya," demikian pernyataan Hakim Alimin Ribut Sujono.
Ketika para pengunjung sidang mulai beranjak keluar, terpantau Mario Dandy Satriyo menatap ke arah AGH. Lelaki anak dari mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak eselon III ini tampak mencuri pandang AGH sekitar beberapa detik, lalu mengalihkan pandangan.
AGH mengenakan kemeja putih dan hoodie berwarna putih serta celana panjang hitam, duduk di kursi pemeriksaan saksi. Ia hanya menunduk dan tidak menoleh ke arah majelis hakim dan jaksa.
Perempuan muda yang dahulu pernah pacaran dengan anak korban, yaitu Cristalino David Ozora Latumahina (17) ini tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diantar mobil tahanan Kejaksaan sekira pukul 09.40 WIB. Saat turun dari mobil, AGH didampingi seorang jaksa perempuan.
Ketika memasuki gedung pengadilan, AGH dikawal Wakapolsek Pasar Minggu AKP Srimulat. Ia berjalan menunduk dan tidak mengucapkan sepatah kata pun kepada awak media di lokasi.
Kekinian, AGH tengah menjalani vonis 3,5 tahun penjara di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tangerang.
AG menjadi saksi dalam peristiwa penganiayaan berat berencana yang dilakukan Mario Dandy Satriyo, perannya adalah meneruskan mengambil gambar penganiayaan atas David pada 20 Februari 2023 yang sebelumnya dilakukan terdakwa Shane Lukas Pangodian Lumbantoruan (19).
Berita Terkait
-
Mario Dandy Satriyo Abaikan Teguran Jaksa Soal Pemakaian Baju dalam Sidang Lanjutan Kasus Penganiayaan Berat Berencana David Ozora
-
Setelah Peristiwa "Mati Lampu", David Ozora Gacor Habis: Guru Dipanggil Bro
-
Minta Pelaku Penganiayaan Berat Berencana Pikul Beban Sendiri-Sendiri, Jonathan Latumahina Gagalkan Adegan Drama Cium Kaki
-
Tegar dan Lugas di Persidangan, Jonathan Latumahina Ingin Dukungan Netizen yang Kawal Kasus Penganiayaan Anaknya Tidak Sia-sia
-
Cristalino David Ozora Latumahina Korban Penganiayaan Berat Berencana, LPSK Ajukan Nilai Restitusi di Atas Rp 100 M
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
XLSmart Perluas 5G Blanket Coverage di Kalimantan, Jangkau 55 Kota dengan Lebih dari 300 BTS 5G
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Runtuhnya Republik Marilah Cerita Sebelum Fajar Tiba
-
3 HP POCO X Series yang Desain Kameranya Mirip iPhone 17, Harga Mulai Rp5 Jutaan
-
Sepatu Lari Maraton yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi dari Brand Lokal Kualitas Top
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Vancouver Meriahkan Piala Dunia 2026 dengan Instalasi Bola Raksasa
-
Misteri Lagu Favorit: Mengapa Kita Tidak Pernah Bosan Memutar Musik yang Sama?
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak