Hari Raya Idul Adha yang semestinya membawa berkah malah membawa Dewi Perssik dalam sebuah pusaran masalah. Pasalnya Depe kini justru berkonflik dengan Ketua RT setempat akibat masalah sapi yang hendak dia kurbankan.
Depe sendiri menuding ketua RT malah memeras uang sampai sebesar Rp100 juta atau sapi kurbannya akan ditolak. Hal ini sontak membuat Depe naik darah dan berkoar-koar di media sosial.
Namun belakangan Malkan sang Ketua RT membantah semua tudingan tersebut. Dilihat dari tayangan akun TikTok @keluargakecildijerman, Malkan menjelaskan seperti apa duduk perkara peristiwa menurut sudut pandangnya.
Menurutnya kala itu sapi milik Depe telah diantarkan ke lokasi. Namun setelah dititipkan selama sekitar 6 jam, Depe malah berniat mengambil kembali sapi tersebut karena hendak disembelih di tempat lain.
"Sapi sudah diserahin ke ente, tiba-tiba diambil, bagaimana perasaannya? Sementara anak-anak kecil sudah lagi seneng-senengnya lihat sapi, tiba-tiba diambil, preseden buruk dong buat saya?" kata Malkan, dikutip pada Jumat (30/6/2023).
"Ya udah silakan diambil, tapi angkat sendiri," sambungnya. Namun Malkan menolak lantaran sapi tersebut sampai seberat 1 ton, apalagi karena mereka bukanlah profesional di bidang tersebut.
"Saya bilang angkat aja sendiri, cari orang sendiri. Mereka datang lagi kedua kalinya, minta tolong, 'Pak nanti saya kasih uang rokok'," tutur Malkan.
Hal ini yang kemudian dijawab oleh sang ketua RT, "Bos, jangankan uang rokok. Rp100 ribu, Rp200 ribu, Rp1 juta, Rp2 juta, (atau) Rp100 juta juga saya nggak mau buat bantu angkat sapi itu. Apa itu merupakan permintaan saya? Rp100 juta aja saya tolak!" tegasnya menambahkan.
Namun hal ini dibantah oleh salah satu asisten Depe, Enggi. "Kalau versinya yang aku denger ya, bener-bener dari telinga aku, dia bilang gini, 'Kalau misalnya mau aku bantu berani nggak bayar Rp100 juta?'" katanya, dikutip dari akun Instagram Depe.
Baca Juga: Dewi Perssik Cekcok dengan Ketua RT Perkara Sapi Kurban, Netizen: Sifat Aslinya Keluar
Meski begitu Enggi sempat meminta maaf apabila memang dirinya salah mendengar. Namun Enggi melakukannya demi mencegah Depe dan Malkan semakin panas bertikai.
"Tapi aku tidak ada statement atau pembenaran bahwa dia nggak ngomong. Tapi ada (omongan soal minta uang Rp100 juta), bisa dicek lah telingaku. Kalau yang aku denger, kalau misalkan aku bantu kalian berani kasih uang Rp100 juta?" tandas Enggi.
Berita Terkait
-
5 Amalan Setelah Idul Adha di Hari Tasyrik, Menerapkan Hakikat Kurban dalam Kehidupan
-
Kasus Sapi Kurban Ditolak, Farhat Abbas Siap Bantu Ketua RT Lawan Dewi Perssik: Artis Berisik, Hajar Balik!
-
Berseteru dengan Ketua RT Perihal Hewan Kurban, Viral Dewi Perssik Disoraki Warga: Sudah Bawa-bawa Kampung!
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Kenapa 13 Juli Ditetapkan Sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan? Ini Penjelasannya
-
7 Tips Membuat Sudut Kekayaan di Rumah Menurut Feng Shui, Dipercaya Datangkan Rezeki
-
Perang Anglo-Saxon vs Viking: Ujian Mental Juara Inggris Era Tuchel
-
Mengukur Etika dari Kursi Kekuasaan: Siapa yang Sebenarnya Wajib Beretika?
-
Ramai Hotel, Lalu Apa Hubungannya dengan Nasib 280 Juta Penduduk?
-
Xiaomi Siapkan Kejutan di IFA 2026, Investasi AI Rp151 Triliun Perkuat Ekspansi ke Eropa
-
Siapa Folarin Balogun? Dikartu Merah Tapi Tetap Bisa Main Lawan Belgia
-
BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian
-
Tren Belanja Cepat Makin Mengubah Gaya Hidup Digital Masyarakat