Paling merana dalam kasus Pak RT-DP adalah si sapi kruban sendiri. Sudah dikorbankan, tidak diantar dengan tenang akibat ada perseteruan.
Dalam perseteruan antara Dewi Perssik dan Malkan, Ketua RT 06 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, yang dipersoalkan adalah seekor sapi malang. Disebutkan akan dipotong di wilayah Rukun Tetangga atau RT setempat, namun ternyata cuma dititipkan dan hendak dipotong di tempat lain.
Kekinian, hewan kurban atas nama donatur pedangdut kenamaan Dewi Perssik atau DP telah dipotong dan dibagikan kepada yang berhak menerima.
Ada yang menyatakan terjadi demo di kawasan tempat tinggal DP terkait perilakunya terhadap Pak RT. Namun di sisi lain juga terlontar kalimat Pak RT ingin ngetop dengan cara masuk dalam ranah pemberitaan.
Mana yang benar pasti memiliki versi masing-masing, akan tetapi mengingat hewan kurban menjadi simbol kebersamaan dan membantu yang berhak menerimanya--dengan dijadikan santapan, serta sudah diterima yang berhak sebagai bagian dari perayaan Idul Adha--maka kedua belah pihak hendaknya kembali kepada tujuan perayaan keagamaan itu sendiri.
Antara pemilik hewan kurban, yaitu Dewi Perssik, dan pengelola donasi sampai distribusi hewan kurban yaitu Ketua RT bernama Malkan, relasi masih berada dalam temperatur tinggi. Termasuk adanya nama Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Mengapa ditarik ke ranah politik?
Kekinian, Pak Camat setempat serta aparat akan mendatangi pihak Dewi Perssik serta Malkan Ketua RT. Bukan untuk mediasi akan tetapi mendengarkan keterangan masing-masing. Akan tetapi, waktunya belum ditetapkan karena menyesuaikan jadwal sang penyanyi dan juri salah satu kontes seni itu.
Dikutip dari kanal News Suara.com, begini kronologi kejadian Pak RT dan Dewi Perssik:
* Terjadi penolakan penitipan sapi kurban milik Dewi Perssik di Masjid Babul Khoirot yang dikelola Malkan.
* Via Instagram Dewi Perssik menyatakan Malkan telah membentak asisten rumah tangga (ART) dan sopirnya agar memindahkan sapi dari masjid ke mobilnya. Dimintai Rp 100 juta kalau ingin dibantu.
* Masih via Instagram Dewi Perssik menyatakan, "Bahkan nantangin saya Pak RT-nya. Berani sekali Anda nyuruh ART saya untuk disampaikan ke saya. Apa karena bertetangga sama Pak Anies Baswedan Anda?" demikian disampaikan Dewi Perssik, dan dalam pemberitaan disebutkan kalau tim yang akan memotong sapi kurban milik Dewi Perssik itu adalah kelompok relawan Sahabat Ganjar Pranowo.
* Dewi Perssik dikonfirmasi soal Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, ia membantahnya, mengatakan tidak mengerti soal politik.
* Ketua RT 06 Cilandak Barat, Malkan, membantah adanya unsur politik dalam soal penitipan hewan kurban Dewi Perssik. Ia mengatakan bahwa Dewi Perssik tidak pernah berkoordinasi dengannya soal penitipan sapi kurban. Secara tiba-tiba saja ART sang penyanyi ke masjid dan menitipkan sapi dan kambing. Kemudian diambil lagi yang membuat Pak RT heran sekaligus tersinggung. Apalagi ia mendapat informasi awalnya sapi dan kambing Dewi Perssik akan dikurbankan di masjid itu. Karena itu saat dimintai tolong memindahkan sapi pakai mobil Pak RT menyatakan bukan tugasnya, kalau pun dimintai Rp 100 juta tidak bersedia.
* Sudah diadakan temu mediasi antara Dewi Perssik dengan Pak RT Malkan. Dewi Perssik terdengar berteriak emosional dalam pertemuan yang dilangsungkan tertutup itu, antara lain disebutkan karena Ketua RT membentak-bentak. Ia tampak berurai air mata saat keluar dari lokasi. Namun bukan berarti ia sepenuhnya salah atau benar, demikian pula Pak RT Malkan sebagai pengayom seluruh warga, tidak terkecuali dan tanpa membeda-bedakan status maupun jenis kelamin.
Berita Terkait
-
10 Sumber Kekayaan Dewi Perssik, Jadi Sorotan Setelah Berseteru dengan RT Perihal Sapi Kurban
-
Profil Rosa Meldianti, Keponakan Dewi Perssik yang Dulu Bermusuhan Kini Sudah Berteman dengan Tantenya
-
Keterusan Sukses Bikin Lagu, Setelah Tema Bang Messi Ayo Datang Aldi Taher Pilih Topik Viral Pindahkan Sapi Dewi Perssik
-
Dewi Perssik Ngamuk di Masjid, Ustaz Derry Sulaiman: Kata Nabi Jangan Marah, Kalau Tersulut Emosi Setan Bermain
-
Dewi Perssik Ngamuk Saat Mediasi Dengan Ketua RT Hingga Dibacakan Salawat Oleh Warga, Ampuh Redam Amarah?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan