Rekaman suara yang diduga santriwati korban pelecehan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, minta pertanggungjawaban Panji Gumilang beredar di sosial media.
Dalam unggahan video akun tiktok @ustadi, video terdengar jelas isi percakapan seorang wanita yang meminta pertanggungjawaban kepada Panji Gumilang.
"Pengen disegerakan syech," ucap wanita dalam video, dikutip Senin (3/7/2023).
"Jangan ngomong segera. Ada segera yang jelek, ada yang lebih baik," jawab pria yang diduga Panji Gumilang.
"Buyar semuanya mahad ini kalau disegerakan," timpalnya.
Pria yang diduga Panji Gumilang tersebut panjang lebar menjelaskan jawaban yang seolah menolak saat diminta pertanggungjawaban oleh si wanita.
"Kecuali kalau syech memutuskan gak datang-datang," ujarnya.
"Setiap saat syech masih memperhatikan, tiap bulan diperhatikan. Syech tidak mengungkit-ungkit, tapi syech perhatian namanya," tambahnya.
Terdengar juga bahwa Panji Gumilang mengingatkan wanita yang diduga santriwati Ponpes Al Zaytun untuk tidak mengancamnya.
"Syech itu sudah punya ketenangan tatkala berhubungan dengan Kartixxx. Hanya gak tahu saja Kartixxx karena beda hati. Syech itu merasa tenang. Kartixxx harus sabar seperti syech juga sabar. Ada waktunya," imbuh Panji Gumilang mengingatkan santriwati.
Sebagai informasi, Bareskrim Polri sampai saat ini masih terus mendalami laporan terkait polemik Pondok Pesantren Al-Zaytun.
Hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro menyatakan, pihaknya telah melayangkan surat panggilan pemeriksaan terhadap Panji. Pimpinan Ponpes Al-Zaytun itu menjadi terlapor terkait dua laporan polisi (LP) yang masuk tentang penistaan agama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya