Lucky Hakim baru saja diperiksa sebagai saksi soal laporan dugaan penistaan agama di pondok pesantren Al Zaytun yang berlokasi di Indramayu, Jawa Barat, pada Jumat (14/7/2023).
Sebelum diperiksa Bareskrim Polri, mantan Wakil Bupati Indramayu itu sempat bercerita soal Ponpes Al Zaytun. Ia mengaku heran betapa mewahnya aset yang dimiliki lembaga yang diduga mengajarkan aliran menyimpang dari ajaran Islam itu.
"Ini di benak saya, ini uangnya banyak banget, bisa triliun lah gitu. Tapi kan saya tidak sopan, asas kesopanan tidak mungkin saya tanya uangnya dari mana. Saya cuma kok kaya banget, hebat amat," ungkap Lucky Hakim, dikutip Jumat (14/7/2023).
Lucky memang pernah diundang dua kali untuk mengunjungi ponpes yang dipimpin Panji Gumilang itu. Saat itu dia datang sebagai tamu undangan dan wakil kepala daerah.
Alasannya menerima undangan itu karena dirinya penasaran dengan isi Ponpes Al Zaytun. Sebab saat masih kampanye, dia takjub dengan adanya masjid besar yang ternyata milik Al Zaytun.
"Karena ingin melihat di dalam Al Zaytun itu ada apa, waktu zaman kampanye saya melihat masjid besar sekali, dan segala cerita-cerita ada di luar," sambung dia.
Saat berkunjung ke sana, Lucky Hakim ditemani langsung oleh Panji Gumilang. Ia diajak keliling pesantren untuk melihat isinya.
Di sana dia pun mengetahui soal fakta Ponpes Al Zaytun sebagai pembayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terbesar se Indramayu.
"Jadi saya pingin tahu, kenapa listriknya bisa mahal, terus buat apa lahannya besar, ternyata ditunjukin itu," imbuhnya.
Ternyata Lucky Hakim menemukan kalau Ponpes Al Zaytun memiliki lahan luas yang dipakai untuk pertanian hingga peternakan.
Selain masjid besar, dia juga melihat adanya aset mewah seperti kalap laut.
"Lahannya dipakai buat pertanian secara modern, tersistem lebih baik, peternakan juga ada," kata Lucky Hakim.
"Saya lihat masjidnya besar besar sekali, daya tampungnya bisa sampai puluhan ribu, bahkan lebih besar dari pada Istiqlal, dan ada kapal-kapal yang dibuat yang dimiliki oleh Al Zaytun kapal-kapal laut sekitar gross tonnage (GT), mungkin harganya mahal-mahal," tandasnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu
-
Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial
-
3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang
-
Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji
-
Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix
-
Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake
-
Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan
-
Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini
-
4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam
-
Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut