News / Nasional
Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:44 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco menyatakan pemerintah berkomitmen membantu perusahaan yang kesulitan demi mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja.
  • Presiden Prabowo Subianto berencana mengambil alih perusahaan yang tidak mampu beroperasi agar para pekerja tetap memiliki tempat bekerja.
  • Satgas Mitigasi PHK di Jakarta akan menangani permasalahan ketenagakerjaan melalui koordinasi cepat bersama perwakilan serikat buruh terkait.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa pemerintah siap membantu perusahaan-perusahaan yang kesulitan untuk memitigasi risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan.

Dia menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah menyampaikan komitmen untuk mengambil alih perusahaan-perusahaan yang kesulitan agar para pekerja tetap bisa memiliki tempat kerja.

“Presiden juga sudah sampaikan bahwa pemerintah kalau memang kemudian perusahaan-perusahaan itu ada kesulitan, ia akan dibantu atau bahkan kalau sudah nggak mampu akan diambil alih supaya buruh itu tetap bisa ada tempat bekerja,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Lebih lanjut, Dasco juga menekankan mengenai peran Satgas Mitigasi PHK dan Kesejahteraan Buruh yang diisi oleh pihak-pihak dari serikat buruh.

“Jadi mengenai masalah upah, mengenai masalah sistem outsourcing, kemudian masalah mengenai kalau ada yang mau PHK dan lain-lain, itu bisa dibawa ke situ supaya memutus rantai yang panjang, gitu. Jadi di situ juga karena ada perwakilan dari kawan-kawan semua, bisa cepat dapat informasinya,” tutur Dasco.

Dasco juga menjelaskan bahwa ada perusahaan-perusahaan yang berencana untuk melakukan PHL dalam waktu dekat.

Perusahaan-perusahaan itu, tambah Dasco, sudah masuk ke desk Satgas Mitigasi PHK dan Kesejahteraan Buruh agar rencana itu bisa diantisipasi.

Load More