Syahnaz Sadiqah rupanya punya alasan sendiri mengapa ia belum meminta maaf kepada Lady Nayoan, meski dirinya dan Rendy Kjaernett sudah mengaku berselingkuh.
Nanda Persada, orang yang ada di balik keputusan klarifikasi Syahnaz dan Jeje mengungkapkan bahwa Syahnaz punya prioritas sendiri saat meminta maaf. Prioritas itu adalah internal keluarga.
Sementara Lady Nayoan, istri sah Rendy Kjaernett, dinilai sebagai pihak di luar keluarga. Meski pun gara-gara perselingkuhan tersebut kini rumah tangga Lady Nayoan hancur berantakan, karena Rendy Kjaernett sudah digugat cerai.
"Ya pilihannya, kan, dua, ya, prioritas utama internal keluarga (Jeje-Syahnaz) mereka dulu," ungkap Nanda Persada dalam tayangan Rumpi No Secret Trans TV, Jumat (14/7).
"Yang kedua bagaimana menanggapi statement dari pihak lain, apakah perlu ditanggapi atau enggak. Apakah akan mereda? Apa harus sahut-sahutan nanti? Akan panjang, menjadi ego," jelas Nanda Persada.
Syahnaz sendiri sudah meminta maaf kepada suaminya sendiri Jeje Govinda atas perilakunya itu. Jeje Govinda di lain pihak sudah memaaafkan istrinya.
Di sisi lain, Rendy Kjaernett kini merana. Ia sudah digugat cerai Lady Nayoan di Pengadilan Negeri Bekasi. Ia juga terancam kehilangan hak asuh ketiga anaknya.
Rendy Kjaernett baru-baru ini sudah meminta Syahnaz untuk juga minta maaf pada Lady Nayoan.
"Kan memang pelakunya bukan cuma gue, dia juga," ujar Rendy Kjaernett, mengacu pada Syahnaz Sadiqah.
Baca Juga: Mantap Ceraikan Rendy Kjaernett, Lady Nayoan Mulai Nikmati Kebebasan
Rendy Kjaernett berharap Syahnaz Sadiqah segera mengakui kesalahan di depan Lady Nayoan. Ia tidak mau menanggung dosa sendiri di hadapan sang istri.
"Kalau dia mau minta maaf sama Lady, ya itu fair," harap Rendy Kjaernett.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry