- Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap pengemudi taksi daring berinisial JF atas aksi perusakan kendaraan di Tol JORR.
- Aksi perusakan terjadi pada Selasa malam, 26 Mei, setelah pelaku menyerempet mobil korban lalu memukul spion menggunakan kunci.
- Pelaku ditangkap di kediamannya di Ciputat, Tangerang Selatan, pada Jumat, 29 Mei, berkat laporan korban dan analisis teknologi.
Suara.com - Tak butuh waktu lama bagi kepolisian untuk meringkus pengemudi arogan yang melakukan perusakan kendaraan di jalan tol. Subdirektorat Reserse Mobile (Subdit Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengamankan JF (57), seorang sopir taksi daring yang terekam kamera melakukan aksi vandalisme di Tol JORR, Pondok Pinang.
Pelaku ditangkap di kediamannya tanpa sempat melakukan perlawanan setelah identitasnya terlacak melalui analisis teknologi informasi oleh pihak kepolisian.
"Pelaku diamankan oleh Tim Opsnal Unit 1 Resmob Polda Metro Jaya di kediamannya di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, tanpa perlawanan," kata Kasubdit Tahbang/Resmob Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi Marasabessy dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Kasus ini menjadi atensi kepolisian setelah video rekaman korban yang memperlihatkan tindakan anarkis pelaku tersebar luas di media sosial. Berbekal patroli siber dan laporan resmi dari korban bernama Peter Atindra Akbar, tim kepolisian langsung bergerak melakukan profiling.
"Setelah ditelusuri, korban bernama Peter Atindra Akbar ternyata telah resmi membuat laporan polisi ke Polsek Kebayoran Lama pada Jumat (29/5)," katanya.
Pengejaran yang dipimpin oleh AKBP Resa Fiardi Marasabessy dan Kompol Dimitri Mahendra Kartika membuahkan hasil pada Jumat sore.
"Berdasarkan analisis IT, tim berhasil mengidentifikasi profil pelaku dan langsung melakukan penangkapan di rumahnya di Jalan Cimandiri Raya, Cipayung, Ciputat, pada Jumat (29/5) sekitar pukul 15.30 WIB," ujarnya.
Insiden road rage itu sendiri terjadi pada Selasa (26/5) malam. Kejadian bermula saat pelaku yang mengendarai Daihatsu Sigra mencoba menyalip korban dari sisi kiri yang sempit hingga menyerempet bodi mobil. Ketegangan memuncak ketika pelaku sengaja menabrakkan kendaraannya ke mobil korban dan menghadangnya di tengah jalan tol.
"Pelaku kemudian turun dari mobilnya dan langsung memukul kaca spion kanan korban dengan tangan kosong. Tak puas, pelaku kembali ke mobilnya untuk mengambil kunci roda, lalu memukulnya ke arah spion dan bodi kanan mobil korban sebanyak tiga kali hingga spion tersebut patah," ungkap Resa.
Baca Juga: Sok Jagoan di Tol JORR! Pengemudi Ngamuk Pukul Spion Pakai Besi, Polisi Buru Pelaku
Meski pelaku sempat melarikan diri dari lokasi kejadian, korban berhasil merekam wajah dan pelat nomor kendaraan tersangka sebagai bukti kuat. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa kemeja hijau bertuliskan "Gocar" yang dikenakan pelaku saat kejadian, jaket, ponsel, hingga rekaman video amatir milik korban.
Kini, JF harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Mapolda Metro Jaya. Ia dijerat dengan Pasal 521 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Tindak Pidana Perusakan, yang mengancamnya dengan sanksi pidana atas aksi koboi jalanan tersebut.
Berita Terkait
-
Sok Jagoan di Tol JORR! Pengemudi Ngamuk Pukul Spion Pakai Besi, Polisi Buru Pelaku
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Murah untuk Taksi Online
-
Kekayaan Bos Green SM yang Taksinya Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik yang Paling Aman untuk Taksi Online, Minim Insiden Mogok di Jalan
-
5 Mobil Listrik Bekas Termurah yang Cocok untuk Taksi Online, Mulai Rp100 Jutaan
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA
-
Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA
-
Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa
-
Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi
-
Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun
-
JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka
-
Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan
-
Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz
-
Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara
-
Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!