Projo adalah Relawan Pro Jokowi, di mana Budi Arie Setiadi menjadi ketua umumnya.
Pada hari ini, Senin (17/7/2023), Presiden Joko Widodo melantik Wakil Menteri Desa PDTT (Wamendes) Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo di Istana Negara, Jakarta.
Dikutip dari kanal News Suara.com, Budi Arie Setiadi menggantikan posisi Johnny G Plate yang berstatus resmi sebagai tersangka kasus korupsi BTS 4G Kominfo dan diberhentikan dari jabatannya oleh Presiden.
Selain Menkominfo edisi baru Budi Arie Setiadi, Presiden juga melantik Prof Paiman Raharjo sebagai Wamendes menggantikan posisi Budi Arie Setiadi. Kemudian Nezar Patria sebagai Wamenkominfo, Pahala Mansury sebagai Wamenlu, Saiful Rahmat Dasuki sebagai Wamenag, serta Rosan Roeslani sebagai Wamen BUMN.
Budi Arie Setiadi yang lahir di Jakarta, 20 April 1969 adalah mantan wartawan dan beralih menjadi aktivis sosial, politikus, pengusaha, serta Relawan Pro Jokowi atau Projo. Latar belakang akademis S2 Managemen Pembangunan Sosial Universitas Indonesia (UI), lulus 2006.
Sebelum masuk lingkaran pemerintahan, Budi Arie Setiadi adalah pendukung Jokowi di dua kali penyelenggaraan Pilpres. Ia mendirikan relawan terbesar pendukung Presiden Joko Widodo pada Agustus 2013, yaitu Projo.
Projo sudah bergerak mengumpulkan dukungan sebelum Jokowi resmi dideklarasikan PDIP sebagai Capres pada 2014.
Sebelum mendirikan Projo, Budi Arie pernah menjabat Wakil Ketua PDIP DKI Jakarta 2005-2010, dan Ketua Balitbang PDIP DKI Jakarta periode 2005-2010.
Setela pelantikan menjadi Menkominfo RI yang baru menggantikan Johnny G Plate, Budi Arie Setiadi menyatakan tetap akan menjadi Ketua Umum Relawan Pro Jokowi.
"Masih, ketua umum Projo," paparnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/7/2023).
Projo juga membentuk badan pemenangan Pilpres untuk 2024. Nantinya badan ini dikomandoi Sekjen Projo, Panel Barus.
Ditambahkan Budi Arie Setiadi meski masih berstatus sebagai ketum Projo tidak akan terjadi bias antara jabatannya sebagai Menkominfo.
Berita Terkait
-
NasDem Kehilangan Satu Jatah Kursi Menkominfo, Jokowi Komunikasi dengan Surya Paloh?
-
CEK FAKTA: Hasil Temuan Baru KPK! Ganjar Terlibat Kasus Korupsi BTS 4G
-
CEK FAKTA: Benarkah Dua Tokoh Politik dan Pemerintahan Ini Bakal Dibui karena Atur KPK dan KPU Menjegal Salah Satu Kandidat?
-
CEK FAKTA: Apa Benar Amien Rais Menangis Mohon Ampun Karena Bakal Dimasukkan ke Bui oleh Presiden Joko Widodo?
-
CEK FAKTA: Apakah Betul Presiden Joko Widodo Memberhentikan Empat Menteri Terkait Kasus BTS 4G Kominfo?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?