Narasi memaksakan informasi bahwa TKA dari China sudah punya tanah untuk dan bebas tinggal di Indonesia.
Dalam membangun beberapa infrastruktur di Indonesia, pemerintah bertumpu kepada tenaga kerja asli indonesia serta Tenaga Kerja Asing atau TKA.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, sebuah akun bernama @dhemit_is_back dari media sosial Twitter telah mengunggah video berjudul "TKA China tertangkap d Sukabumi mereka telah mempunyai lahan tuk berkebun dan mana yang teriak NKRI, dsaat negara krisis tp org asing bebas gentayangan".
Foto thumbnail adalah sebuah mobil dengan pelat nomor merah, ada angan aparat menunjuk, serta tulisan pengantar "Rakyat Dibatesin Tapi TKA China Dibebaskan Keruk Hasil Bumi. Masih Bilang Ini Hoax? Masih Mauu Di Kadalin Rezim Dan Petugas Partai?"
Video di media sosial Twitter ini menunjukkan sebuah operasi penangkapan beberapa orang di Sukabumi yang diduga sebagai TKA dari China. Video yang diunggah oleh akun bernama @dhemit_is_back ini menyatakan klaim TKA China bebas tinggal di Indonesia dan mereka yang ditangkap telah memiliki lahan untuk berkebun.
PENJELASAN
Turnbackhoax.id menelusuri lebih lanjut video ini, dan ditemukan sebagai berikut:
* Orang yang ditangkap bukan TKA China
Fakta: orang-orang yang ditangkap di dalam video bukan TKA seperti yang dinyatakan dalam klaim video. Mereka warga asing biasa yang masih ditelusuri status dan izin tinggalnya di Indonesia.
* Soal TKA China memiliki lahan buat berkebun
Fakta: tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa orang-orang yang ditangkap telah memiliki lahan untuk berkebun.
Dikutip Turnbackhoax.id dari detik.com, disebutkan bahwa operasi penangkapan terhadap orang asing ini terjadi pada Juli 2021. Melalui penangkapan ini, diketahui terdapat empat orang WNA China dan satu WNA Malaysia yang tinggal di bedeng mirip vila di kawasan perbukitan area tambang di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Kasi Intelijen Penindakan dan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Sukabumi, Taufan, menyatakan bahwa pihaknya melakukan operasi penangkapan mandiri setelah menerima informasi dari masyarakat setempat tentang aktivitas warga asing di areal tambang yang tidak berbahasa Indonesia dengan jelas. Kecurigaan pun semakin besar setelah beberapa warga asing yang ditemui tersebut melakukan penyamaran menjadi petani dan beberapa di antaranya berupaya untuk melarikan diri. Namun Taufan memastikan bahwa dari lima orang yang telah ditangkap, tidak ada satupun dari mereka yang melakukan aktivitas pertambangan.
KESIMPULAN
Video di Twitter berjudul "TKA China tertangkap d Sukabumi mereka telah mempunyai lahan tuk berkebun dan mana yang teriak NKRI, dsaat negara krisis tp org asing bebas gentayangan" masuk kategori hoax dengan konten yang menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Apa Benar Ganjar Pranowo Mengalami Hal Tidak Diinginkan Selama di Mekkah Akibat Lakukan Fitnah Anies Baswedan?
-
CEK FAKTA: FIFA Berikan Kebijakan, Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026?
-
CEK FAKTA: Benarkah Seluruh Wali Kota di Indonesia Dukung Anies Baswedan di Pemilu 2024?
-
CEK FAKTA: Prabowo Subianto Mundur dari Konstestasi Pemilu 2024 karena Tak Kuat Hadapi Persaingan dengan Anies Baswedan?
-
CEK FAKTA: Apa Betul Prabowo Subianto Janjikan Duit Tanpa Diundi Kepada Siapa Saja yang Mendukungnya?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Ashari Kiai Cabul Pati Sogok Korban Agar Cabut Laporan, Ditolak sampai Berujung Ancaman
-
Di Bawah Hujan 1991: Melankolia dalam Novel Goodbye Fairy
-
Sembari Nunggu My Royal Nemesis, Intip 5 Drama Rom-Com Heo Nam Jun Ini!
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Apakah Ada Bedak SPF yang Murah? Ini 5 Pilihan Terjangkau Mulai Rp20 Ribuan
-
Promo Alfamidi Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Susu hingga Minuman Murah Meriah
-
Ironi Tumpukan Sampah Makanan di Negeri yang Kelaparan
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?