Justyn Vicky, influencer fitnes Indonesia, tewas saat berusaha mengangkat beban berbobot 210 kg. Justyn Vicky meninggal dunia diduga setelah lehernya patah dalam insiden itu.
Seperti diwartakan Channel News Asia, lelaki 33 tahun tersebut tewas saat mengangkat beban di sebuah gym di Bali pada 15 Juli lalu.
Dalam video yang viral di media sosial, tampak Justyn Vicky tengah mengkat beban pada pundaknya. Ia didampingi oleh seorang asisten atau spotter.
Saat sedang berusaha mengangkat beban dari posisi jongkok menuju berdiri, Justyn Vicky tampak kesulitan. Ia kemudian jatuh terduduk dan beban di pundaknya terlihat menekan lehernya sehingga kepalanya tertekuk dalam.
Justyn Vicky lalu terlihat terjatuh ke belakang, ke pelukan sang spotter, setelah berhasil melepaskan kepala dari himpitan beban atau barbel 210 kg tersebut.
Akibat insiden itu, Justyn Vicky yang memiliki lebih dari 30.000 follower di Instagram, mengalami patah leher dan kerusakan pada syaraf yang terhubung ke paru-paru serta jantung.
Justyn Vicky meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi.
Menurut sejumlah laporan, insiden yang dialami Justyn Vicky itu terjadi di Paradise Baly, gym tempat ia bekerja. Paradise Bali, lewat Instagram pada 17 Juli kemarin menyatakan turut berduka atas meninggalnya Justyn Vicky.
"Di luar gym, Justyn adalah sahabat dan sumber support yang pantang menyerang," tulis Paradise Bali.
Baca Juga: Mayang Foto Bareng Teman Kampus, Banjir Nyinyiran Netizen Bahas Outfit: Mau Nge-Gym?
"Hari ini kita mengucapkan selamat berpisah kepada Justyn. Kita akan mengenangnya sebagai pribadi yang mendedikasikan hidupnya untuk meningkatkan hidup kita," tulis Paradise Bali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah