/
Kamis, 27 Juli 2023 | 11:51 WIB
Bripda IDF tewas ditembak rekannya sesama polisi yang berdinas di Densus 88 Antiteror. ((unsplash))

Polres Bogor dikabarkan masih mendalami kronologi kasus polisi tembak polisi yang merenggut nyawa anggota Densus 88 Antiteror Polri Bripda IDF.

Pendalaman yang dilakukan salah satunya dengan memburu rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor.

"Saat ini penyidik sedang mendalami, mengumpulkan bukti-bukti di TKP, menganalisa salah satunya menganalisa CCTV," kata Ramadhan kepada wartawan, Kamis (27/7/2023).

Peristiwa penembakan ini sebelumnya dilaporkan terjadi di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, pada Minggu (23/7/2023) dini hari. 

Ramadhan saat itu menyebut Bripda Ignatius tewas tertembak karena kelalaian pelaku yang merupakan sesama anggota Polri. 

"Pada hari Minggu dini hari tanggal 23 Juli 2023 pukul 01.40 WIB bertempat di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor telah terjadi peristiwa tindak pidana karena kelalaian mengakibatkan matinya orang yaitu atas nama Bripda IDF," kata Ramadhan.

Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan dua orang tersangka, yakni Bripda IMS dan Bripka IG

Load More